Alasan Menyentuh di Balik Keputusan Iniesta Tinggalkan Barcelona

Gelandang veteran Barcelona, Andres Iniesta akhirnya mengumumkan kepergiannya dari Camp Nou. Alasan Iniesta mengambil keputusan ini tak lain karena ketidakmampuannya untuk bermain secara regular di Barcelona.

Pengumuman kepergian Iniesta dilakukan pada Jumat (27/4/2018) pagi waktu setempat. Iniesta penuh rasa emosional saat memberikan pernyataan kepergiannya dari Camp Nou. Bahkan air matanya sempat mengalir.

Iniesta merupakan produk asli dari La Masia. Ia menimba ilmu di akademi Barcelona sejak umur 12 tahun. Pada tahun 2002, ia bisa menembus tim utama Barcelona. Iniesta bersama produk La Masia lainnya seperti Carles Puyol, Xavi Hernandez bersama-sama mengangkat Barcelona. Usaha mereka menuai hasil. Barcelona menjadi raksasa di Eropa dalam 15 tahun terakhir.

Tak hanya itu, ia juga aktor penting di balik kedigdayaan Timnas Spanyol. Iniesta membawa La Furia Roja juara Piala Eropa tahun 2008 dan 2012. Selain itu juga membawa tim matador juara Piala Dunia tahun 2010.

Tujuan Iniesta selanjutnya masih menjadi teka-teki. Namun yang pasti ia tidak akan bermain di Barcelona. Semata-mata tidak ingin melawan tim yang sudah dibelanya selama 22 tahun. Rumor yang beredar, Iniesta akan bermain di Liga Super China.

“Itu (keputusan pergi dari Barca) panjang, berbulan-bulan. Tidak mudah untuk mengucapkan selamat tinggal. Semua orang tahu bahwa saya jujur ​​dengan diri saya sendiri dan dengan klub. Jika saya tidak bisa memberikan berkontribusi  maka saatnya tiba untuk mengucapkan selamat tinggal, “ kata dia dilansir Marca.

“Saya hampir 34 tahun, saya meninggalkan segalanya di lapangan. Saya sudah memberikan segalanya kepada klub. Jika saya tidak bisa memberikan semua yang saya miliki sampai sekarang, saya tidak akan bahagia. Saya hanya ingin bahagia seperti saya di sini, “ lanjutnya.

Iniesta diatur untuk merebut gelar LaLiga kesembilannya pekan ini setelah mencetak gol dalam kemenangan 5-0 Copa del Rey atas Sevilla untuk mendapatkan trofi Copa del Rey.

“Saya telah memberikan yang terbaik dalam segala hal. Sebagai seorang yang mewakili klub dan saya mencoba yang terbaik. Ini indah.  Ada begitu banyak [kenangan] sulit untuk memilih hanya satu tapi saya akan pergi dengan debut tim pertama saya. Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan, banyak gelar dan momen-momen membanggakan sepanjang karir saya, “ kata dia.