Buffon: Juventus Butuh Keberuntungan Untuk Kalahkan Real Madrid

Gianluigi Buffon  meyakini Juventus dapat mengalahkan Real Madrid. Untuk mengalahkannya, kiper Juventus ini membutuhkan sedikit keberuntungan pada momen-momen tertentu.

Bianconeri menghadapi Los Merengues di perempatfinal Liga Champions, Rabu (4/4/2018). Juventus terakhir kali mengalami kekalahan dari Real Madrid pada final Liga Champions 2016/2017 di Cardiff. Saat itu laga berakhir dengan kemenangan 4-1 untuk Real Madrid.

“Juventus harus bermain seperti yang kita tahu. Kami tidak perlu melakukan hal lain. Itu juga berarti kita butuh sedikit keberuntungan pada saat-saat tertentu, “ jelas Buffon kepada Uefa.

Buffon ingat betul tiga tahun lalu saat Juventus berhasil menyingkirkan Real Madrid. Gianluigi Buffon dkk berhasil mengalahkan Real Madrid 2-1 di Turin pada leg 1. Kemudian pada leg 2 di Bernabeu, Juventus berhasil menahan imbang 1-1.

“Orang-orang melupakan hal-hal ini ketika permainan selesai dan mereka melihat hasilnya. Saya ingat tiga tahun lalu, ketika kami bermain di Real Madrid dan Turin, salah satu momen terpenting dan mengubah permainan bagi kami adalah ketika tendangan Real Madrid membentur mistar gawang di kotak penalti. Jika masuk, mereka akan unggul 2-1, dan malah berakhir 2-1 bagi kami “ jelasnya.

Buffon menyadari bagaimana rasanya jika berhasil lolos ke babak berikutnya ataupun harus menghadapi kegagalan. Ia mengatakan bahwa babak knock out kerap ditentukan oleh hal-hal detail dan berharap mendapatkan keberuntungan.

“Orang-orang melupakan hal-hal ini. Saya tahu betul bagaimana rasanya lolos ke babak berikutnya atau kehilangan karena beberapa detail kecil. Saya berharap Juventus akan melakukan hal-hal kecil dengan baik dan juga mendapatkan sedikit keberuntungan. Dan lagi kali ini kita akan melakukannya, dan saya harap pengalaman masa lalu, apakah positif atau negatif dapat membantu kita, “ kata dia.

Mantan kiper AC Parma ini memahami Real Madrid adalah tim hebat. Los Merengues datang ke Turin setelah memenangkan dua trofi Liga Champions berturut-turut. Bahkan dalam tujuh edisi terakhir, Real Madrid berhasil melaju hingga semifinal.

“Pengalaman yang Anda peroleh dari game-game ini memberi Anda keyakinan tak tergoyahkan pada momen apa pun dalam laga, dalam situasi apa pun. Di Serie A, kami tahu bahwa setiap saat kami dapat mengubah permainan untuk menguntungkan kami. Real Madrid bisa melakukan itu di Eropa, “  ucap dia.