Bus Manchester City Diserang, Liverpool Menanti Sanksi UEFA

Pemain Liverpool dan Manchester City berebut bola. Foto: Official Twitter Liverpool

Bus Manchester City dilempari oleh suporter Liverpool jelang laga kedua tim pada leg 1 babak perempatfinal di Anfield, Kamis (5/4/2018). UEFA pun langsung membuka penyelidikan dan menjatuhkan dakwaan kepada Liverpool.

Bus yang membawa official, pelatih dan pemain diserang begitu tiba di Anfield. Terlihat sejumlah kaleng, flare dan botol dilemparkan ke bus dari arah kerumunan suporter Liverpool. Dari pihak Mancehster City memang tak ada korban, tapi dua polisi setempat dilaporkan mengalami luka.

Liverpool dituntut empat pelanggaran peraturan disiplin yang berkaitan dengan perilaku fans-nya. UEFA mendakwa Liverpool dengan empat pelanggaran, yaitu tindakan perusakan, gangguan massa, penyaalaan kembang api dan pelemparan benda di dalam stadion. Kasus ini akan didengar oleh Badan Kontrol, Etika, dan Disiplin UEFA pada 31 Mei.

Liverpool dan Klopp meminta maaf kepada City sebelum kick-off. Tetapi manajer Pep Guardiola marah karena polisi tidak berbuat lebih banyak untuk mencegah insiden itu, mengingat ada peringatan kemungkinan terjadi insiden itu.

“Biasanya ketika polisi tahu itu akan terjadi, mereka mencoba untuk menghindari hal itu terjadi. Saya tidak mengharapkan itu dari pihak Liverpool. Bus hancur. Saya tidak menyangka bahwa klub yang bergengsi seperti Liverpool akan melakukan hal semacam ini. Tentu saja, bukan Liverpool, itu adalah orang-orang – bukan hanya satu, hanya dua, hanya tiga. Semoga itu tidak terjadi lagi, “ kata Pep dilansir Soccerway.