Final Copa del Rey, Misi Barca Mencari Obat Kekecewaan

Barcelona akan melawan Sevilla dalam final Copa del Rey di Wanda Metropolitano, Minggu (22/4/2018). Manajer Barcelona menyebut bahwa kekalahan masih membekas di benak Barcelona usai tersingkir di perempatfinal Liga Champions. Ia menilai jika trofi Copa del Rey bisa menjadi obat kekecewaan itu.

Barcelona memiliki kesempatan menyabet gelar treble. Namun, harapan mereka tentang kejayaan di Eropa diremukkan pekan lalu oleh Roma. Klub Italia itu secara luar biasa membalikkan defisit 4-1 pada leg pertama untuk maju ke semifinal karena unggul gol tandang.

Valverde  yang kalah dalam final Copa 2015 melawan Barcelona ketika memimpin Athletic Bilbao – memahami tekanan untuk mengangkat trofi di Wanda Metropolitano. “Memenangkan Copa del Rey akan menjadi cara yang baik untuk mengobati kekecewaan kami setelah tergelincir di Liga,” katanya dalam konferensi pers.

“Tekanannya sama dengan final lainnya, Anda belum memenangkan gelar karena Anda masih harus memainkan final dan ada dua tim yang terlibat. Kami mungkin favorit tetapi Anda masih harus bermain. Di Liga Champions kami favorit, namun kami tidak lolos, “ lanjutnya dilansir Soccerway.

Barcelona tidak terkalahkan di liga musim ini. Pada pertemuan terakhir, Barcelona berhasil menahan imbang 2-2 di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan.  Hasil imbang tak terlepas dengan Lionel Messi yang membuat  gol di menit-menit akhir.

“Hasil imbang 2-2 bagi kami untuk melihat dan peringatan tentang apa yang bisa terjadi di pertandingan besok. Mereka memiliki pemain bagus yang bisa memenangkan pertandingan kapan saja. Kami banyak menderita dalam pertandingan itu dan itu adalah Sevilla yang lebih dekat dengan kemenangan, “ jelasnya.