Momen Terbaik Wenger dalam Pengabdiannya Selama 22 Tahun di Arsenal

Arsene Wenger di awal-awal masa kepelatihannya di Arsenal. Foto: Official Twitter Arsenal

Masa pengabdian Arsene Wenger untuk Arsenal tuntas selama 22 tahun. Pelatih berusia 68 tahun ini membuat pengumuman yang mengejutkan tentang kepergiannya dari The Gunners pada Jumat (20/4/2018).

Pelatih berkebangsaan Perancis ini datang ke Arsenal sejak tahun 1996. Ia berhasil memenangkan 10  trofi mayor yaitu tiga Liga Premier dan tujuh trofi PIala FA.  Musim yang begitu panjang di London Utara telah menghasilkan banyak kesempatan yang tak terlupakan, baik dan buruk. Berikut lima momen terbaik masa kepelatihan Wenger.

Gelar Ganda

Wenger menjadi manajer asing pertama yang memenangkan gelar dobel di Inggris ketika ia memimpin Arsenal memboyong trofi Premier League dan Piala FA pada 1997/1998. Ia memenangkan gelar dobel ini di musim keduanya bersama Arsenal.

Trofi ini didapatkannya dengan kemenangan yang menakjubkan. Arsenal berhasil menggungguli 13 poin dari Manchester United untuk menjadi juara. Sejak boxing day, Wenger membawa timnya menang 15 kali dan imbang tiga kali dalam rentang 18 laga.

Arsenal melanjutkan performa fantastisnya dengan menutup musim ini dengan gelar ganda lewat kemenangan 2-0 FA Cup atas Newcastle United. Saat itu gol dicetak oleh Marc Overmars dan Nicolas Anelka dalam kemenangan di Wembley.

Mendatangkan Thierry Henry

Arsenal terpukul ketika Nicolas Anelka berpindah ke Real Madrid pada tahun 1999 lewat transfer senilai 23 juta poundsterling. Wenger telah berencana untuk menandatangkan Thierry Henry untuk berpasangan dengan Anelka. Sayang Anelka malah pindah.

Banyak yang menyangsikan kedatangan Henry ke Arsenal. Ia dikhawatirkan menjadi pembelian gagal. Namun, ia berhasil membuktikan bahwa anggapan itu salah. Ia menjadi salah satu legenda di Arsenal.

Dalam delapan musim, pemain depan itu mencetak 174 gol Premier League dan 226 di semua kompetisi. Ia melewati catatan Ian Wright untuk menjadi pencetak gol terbanyak dalam sejarah klub.

Memastikan Gelar di Old Traffor

Arsenal telah menjalani tiga musim penuh tanpa trofi sebelum Wenger membawa mereka kembali ke puncak sepakbola Inggris dengan trofi keduanya dalam Liga Premier di 2001/2002. Henry berhasil memuncaki daftar pencetak gol terbanyak dan mereka hanya kalah dalam tiga laga di Premier League.

Mereka akhirnya mengambil mahkota dari juara bertahan Manchester United dengan memenangkan laga  di Old Trafford. Empat hari sebelumnya, Arsenal mengalahkan rivalnya Chelsea di final Piala FA di Cardiff,

The Invincibles

Wenger mencatat sejarah pentig Arsenal di musim 2003/2004. Arsenal di musim ini mendapatkan label Invincibles. Mereka berhasil memenangkan trofi Liga Premier dengan tidak mencatat kekalahan di musim itu.

Arsenal memenangkan 26 pertandingan dan imbang 12 kali, hanya kebobolan 26 gol dalam 38 pertandingan tak terkalahkan mereka. The Gunners adalah tim papan atas pertama untuk mencapai prestasi itu sejak Preston North End berhasil melakukannya 115 tahun sebelumnya.

Mengakhiri Puasa Trofi

Musim 2003/2004 memang menjadi era keemasan Wenger. Sayang setelah itu mereka tidak mendapatkan trofi lagi. Wenger berhasil memimpin timnya memperoleh gelar Piala FA setelah satu dekade setelahnya pada tahun 2014.

Arsenal melanjutkan dominasinya di Piala dengan memenangkan kompetisi 2015. Ini adalah medali pemenang keenam Wenger dan yang ketujuh pada musim 2016/2017. Tambahan trofi ini membuatnya menjadi manajer paling sukses dalam sejarah kompetisi FA, tujuh trofi.