Seruan Maut Olivier Giroud di Balik Comeback Chelsea Lawan Southampton

Chelsea berhasil mengejar ketertinggalan 0-2 untuk menghasilkan kemenangan 3-2 saat lawan Southampton. Olivier Giroud yang bermain dari bangku cadangan menjadi inspirasi kemenangan The Blues. Menariknya ada seruan ampuh dari Giroud yang membuat Chelsea on fire dan memukul balik Southampton.

Chelsea melawat ke kandang Southampton, Sabtu (14/4/2018). Chelsea tertinggal dua gol yang dibukukan atas nama Dusan Tadic dan Jan Bednarek. Kemenangan tampaknya bakal menjadi Southampton yang sedang berjuang lepas dari zona degradasi.

Laga berubah sejak Antonio Conte menarik Alvaro Morata dan menggantinya dengan Olivier Giroud menit 61. Girou langsung membuat dampak instan dengan mencetak gol di menit 70. Gol ini menjadi motivasi bagi Chelsea untuk melakukan comeback. Usaha itu berbuah hasil dengan gol Eden Hazard di menit 75.

Akhirnya kemenangan didapatkan dari gol Giroud. Eks pemain Arsenal mencetak gol di menit 78. Hingga peluit akhir berbunyi, tak ada tambahan gol. Chelsea menang 3-2 di St Mary Stadium. Kemenangan ini memberikan tekanan untuk Spurs yang melakoni laga sulit lawan Man City. Setidaknya Chelsea memangkas selisih menjadi 7 poin dengan Spurs.

Olivier Giroud telah menyatakan bahwa dirinya bangga atas comeback mendebarkan Chelsea itu. Ia mengatakan bahwa laga di babak pertama bukan merupakan permainan yang diharapkan timnya. Dalam sepakbola selalu ada kesempatan untuk bangkit dan menunjukkan karakter.

“Itu sulit bagi kami, yang kedua bagi mereka itu sulit. Yang paling penting adalah tidak pernah menyerah, percaya pada kualitas kami, mainkan permainan kami dan saya bangga dengan apa yang telah kami lakukan hari ini, “ jelas Giroud dilansir Sky Sports News.

Giroud mengawali laga dari bangku cadangan. Saat dirinya ditarik masuk ke lapangan, ia sempat mengatakan kepada Hazard. Dan kata-kata itu terbukti ampuh dengan keberhasilan timnya untuk segera bangkit dan mengejar ketertinggalan gol.

“Saat masuk ke lapangan saya katak kepadea Eden Hazard bahwa kita harus berjuang sampai akhir. Saya tidak mengatakan kepadanya bahwa kita akan mencetak gol, tetapi gol pertama kami menempatkan kami untuk pantang menyerah. Selama itu secara matematis mungkin kami akan percaya kita bisa mencapai empat besar. Kita punya lima atau enam final untuk dimainkan, “ kata dia melansir Sportsmole.