Target Man City Selanjutnya, Memulihkan Mental

Pemain Liverpool dan Manchester City berebut bola. Foto: Official Twitter Liverpool

Man City yang digadang-gadang bisa melaju final Liga Champions harus terhenti di perempatfinal Liga Champions. Pelatih Man City Pep Guardiola menyebutkan meski musim City di Liga Premier begitu fantastis tetapi mereka membutuhkan pemulihan mental setelah langkah ke semifinal dijegal Liverpool.

Menjamu Liverpool di Etihad, Manchester City masih bisa membalikkan keadaan pada leg 2 perempatfinal, Rabu (11/4/2018). Gabriel Jesus  sempat membawa motivasi bagi public di Etihad lewat golnya di menit 2. Dengan menyisakan waktu  90 menit, paling tidak David Silva dkk mampu mengejar dua defisit gol.

Motivasi Man City semakin membuncah saat Leroy Sane mencetak gol kedua menjelang babak pertama berakhir. Sayang wasit menganulir gol tersebut karena sang pemain sudah dalam posisi offside.

Tertekan di babak pertama, Liverpool unjuk gigi di babak kedua. Lagi-lagi Mohamed Salah yang menjadi inspirasi kemenangan The Reds. Salah mencetak gol di menit 56. Gol Roberto Firmino di menit 77  menambah luka bagi tim besutan Pep Guardiola. Dan pada akhirnya, City kalah 1-2 dari Liverpool.

Liverpool dalam laga ini bermain cukup efisien. Menurut Espn, Man City menguasai bola 68 persen. Liverpool hanya menguasai bola 32 persen. Dari penguasaan bola yang tidak terlalu banyak itu, Liverpool melepaskan 5 tembakan ke gawang, dengan 3 di antaranya on target. Bandingkan dengan Man City yang melepaskan 20 tembakan dengan 3 di antaranya tepat sasaran.

Pep Guardiola sendiri hanya mendampingi timnya di lapangan pada satu babak saja. Pasalnya wasit Antonio Mateu Lahoz mengirim pelatih asal Spanyol itu ke bangku penonton saat babak kedua. Alasan wasit adalah seringnya Pep Guardiola memperdebatkan keputusannya, termasuk gol Leroy Sane yang dianulir.

” Dalam kompetisi ini pengaruh keputusan wasit sangat penting. Kami akan pergi lagi musim depan. Selamat besar untuk Liverpool. Semoga mereka bisa mewakili Inggris dengan baik di semifinal. Kami memiliki 10 bulan yang menakjubkan. Kami harus memulihkan mental untuk enam pertandingan tersisa. Anda harus menganalisis permainan demi permainan, “ jelas Pep dilansir Sportsmole.

Kekalahan ini menambah lukan bagi Man City. Terhitung dalam sepuluh hari, mereka kalah tiga laga. Pada tengah pekan, Man City ditaklukkan Liverpool. Selang tiga hari, mereka kalah dari Manchester United dalam derby Manchester. Kekalahan yang terakhir adalah pada dini hari tadi.  Hasil mengecewakan itu membuat kesempatan Man City meraih treble tak akan terjadi pada musim ini.