Zidane: Mereka yang Menyebut Real Madrid Beruntung adalah Orang yang Iri

Kelolosan Real Madrid ke semifinal Liga Champios yang penuh kontroversi masih saja bergema. Bahkan banyak orang yang menganggap bahwa Real Madrid merampok kemenangan Juventus di perempatfinal Liga Champions.

Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane menyerang balik. Ia menuduh mereka yang berpikir Real Madrid beruntung untuk mencapai semifinal adalah orang yang iri dengan kesuksesannya.

Real Madrid memang menang 3-0 saat di Turin dalam leg 1 perempatfinal Liga Champions pada pekan lalu. Namun, pada akhirnya Juventus berhasil mengejar defisit tiga gol dalam leg 2 di Bernabeu. Real Madrid akhirnya menjadi pemenang setelah mencetak gol penalti kontroversi di menit injury time.

Penalti kontroversi ini berawal saat Medhi Benatia dianggap melanggar Lucas Vazquez di menit akhir. Wasit Michael Olivier langsung menunjuk titik putih. Protes dilakukan oleh kubu Juventus. Kiper Juventus, Gianluigi Buffon menjadi pemain yang paling keras memprotes. Walhasil ia diusir dari lapangan setelah sang wasit mengacungkan kartu merah.

Real Madrid  pada akhirnya lolos dan melawan Bayern Munchen di semifinal. Sebelum laga itu, Real Madrid akan melajutkan misinya untuk mendekati Barcelona di La Liga. Cristiano Ronaldo dkk melawan Malaga Senin (16/4/2018).

Jelang laga ini, sang pelatih Zinedine Zidane masih ditanyai seputar kelolosan kontroversi Real Madrid. Ia memberikan komentarnya tentang anggapan Real Madrid yang merampok kemenangan Juventus. Zidane berang dengan anggapan tersebut.

“Ada anti Madrid, kami tidak bisa mengubah itu. Kami hanya bisa terus melakukan apa yang kami lakukan, terus melakukan pekerjaan kami. Tidak ada yang bisa mengubah sejarah klub ini. Tidak peduli apa yang ditulis atau dikatakan, kami adalah klub terbaik di dunia. Dan ketika Anda adalah yang terbaik, itu menciptakan kecemburuan, “ jelas Zidane dilansir Soccerway.

“Setiap orang dapat memutuskan apa yang mereka inginkan, jika itu penalti atau tidak. Saya menjadi marah ketika mereka mengatakan itu adalah perampokan. Saya akan membela pemain saya sendiri. Kami pantas untuk melaluinya. Saya kecewa karena mereka mengatakan kami lolos karena wasit, “ lanjut Zidane.