Juara Copa Italia, Juventus Menuju Dobel Trofi Domestik dalam Empat Musim Berutun

Pemain Juventus seusai laga. Foto: Official Twitter Juventus

Bianconeri mengamankan trofi keempat berturut-turut mereka di Coppa Italia menyusul kemenangan 4-0 melawan Juventus, Kamis (10/5/2018). Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri memuji permainan luar biasa timnya yang mampu menghempaskan AC Milan dengan skor telak.

Melawan AC Milan, Allegri membuat kejutan dengan mencadangkan Gonzalo Higuain. Ia memilih memasang Mario Mandzukic. Selain itu Allegri juga memasang Juan Cuadrado sebagi bek kanan. Ia menggeser Alex Sandro yang harus duduk di bangku cadangan.

Bianconeri lebih sering mengancam dengan melepaskan 17 tembakan dan 10 di antaranya mengarah ke gawang. Meski demikian Juventus baru bisa mencetak gol di babak kedua. Juventus memecah kebuntuan dengan dua gol Benatia pada menit 56 dan 64, Diego Costa menit 61 dan gol bunuh diri Kalinic di menit 76.

Trofi ini menjadi piala Copa Italia keempat dalam empat musim berurutan. Kini Juventus tinggal menyiapkan pesta kemenangan menyegel trofi dobel domestik. Karena mereka hanya membutuhkan satu poin dari dua laga tersisa untuk bisa menyegel trofi Scudetto ketujuhnya dalam tujuh musim.

“Kami berbicara tentang tim yang telah menulis sepotong sejarah Juventus. Saya memuji para pemuda ini, karena ini akan menjadi tujuh gelar Scudetto dan semua piala lainnya. Dalam sepakbola Anda juga bisa kalah, karena ada tim lain yang bertarung juga. Persoalannya adalah menciptakan motivasi baru. Selain dari hasilnya, ada banyak elemen yang menentukan musim, “ kata Allegri kepada Rai Sport.

Allegri sengaja mengubah skema permainannya. Ia ingin menunjukkan bahwa kemenangan Juventus bukan sebuah hal rutinitas yang diterima begitu saja. Taktik Allegri menjadi pembuktian bahwa Juventus memang layak meraih kemenangan.

“Bukan berarti Juve harus menang, tetapi saya sekarang sayangnya terbiasa dengan gagasan bahwa orang-orang menganggap kemenangan kita begitu saja. Tidak ada yang bisa diterima begitu saja, karena sepakbola sangat tidak dapat diprediksi sehingga mengurangi kontrbusi taktik. Itu tampaknya tidak adil, “ jelasnya.

Allegri memberikan alasannya untuk mencadangkan Higuian. Alasannya adalah karena dia menginginkan striker yang memiliki kekuatan fisik yang prima. “Tentu saja, Higuain tidak menerimanya dengan baik. Saya membuat pilihan dan menginginkan penyerang tengah yang lebih bagus fisik. Lebih baik Gonzalo siap dari bangku cadangan, “ kata dia.

Massimiliano Allegri memuji pemain Juventus karena permainannya yang luar biasa. Ia mengatakan bahwa timnya memang layak mendapatkannya.

“Saya telah memberi tahu anak-anak yang mereka butuhkan untuk memberikan banyak sukacita bagi para penggemar dan klub. Sangat tepat bagi mereka untuk merayakan, seperti ketika mereka bekerja keras dan menikmati sepak bola mereka, mereka sulit dikalahkan, “ ujarnya dilansir Football Italia.