Klaim Pelatih Argentina Tentang Kesiapan Fisik dan Mental Messi di Piala Dunia

Lionel Messi. Foto: Twitter Official Argentina

Pelatih Timnas Argentina, Jorge Sampaoli mengtakan bahwa pemain bintangnya, Lionel Messi berada dalam momen yang baik. Ia mengklami bahwa secara fisik dan mental bersemangat untuk melakoni tantangan membantu Argentina memenangkan Piala Dunia.

La Albiceleste diatur untuk menghadapi Islandia, Kroasia dan Nigeria di Grup D di putaran final di Rusia. Misi Argentina adalah menjuarai Piala Dunia. Pada Piala Dunia di Brasil empat tahun lalu, Argentina sejatinya sudah sangat dekat dengan trofi itu. Namun, mereka kalah dari Jerman di final Piala Dunia.

Pada Piala Dunia sebelumnya, Messi dikatakan tiba di Brasil tetapi kubagarannya dipertanyakan. Messi kelelahan setelah mengalami musim yang sulit di bawah  Gerardo Martino di Barcelona pada empat tahun yang lalu.

Tapi, kondisi Messi jauh berbeda dengan sekarang. Ia berada dalam performa terbaiknya untuk memenangkan La Liga musim ini. Kondisi ini lah yang membuat  Sampaoli optimis dengan  23 nama yang telah dipilihnya untuk mengisi skuat Timnas Argentina di Piala Dunia Rusia.

“Saya sudah berbicara dengan Messi dan saya [menemukan] dia sangat bersemangat tentang apa yang akan terjadi, secara fisik dia berada dalam momen yang baik,” kata pelatih itu pada konferensi pers.

Penyerang Messi, Sergio Aguero, tidak bermain untuk klubnya Manchester City sejak April karena cedera lutut, tetapi Sampaoli menyatakan pria berusia 29 tahun itu sepenuhnya fit.”Dia bekerja normal sejak pekan lalu,” kata pelatih itu.

Argentina ekstra keras untuk lolos ke Piala Dunia. Timnas membutuhkan hat-trick Messi dalam pertandingan terakhir mereka saat bertandang ke  Ekuador untuk mengamankan perjalanan ke Rusia. Sampaoli meyakini timnya dapat mengesankan di turnamen, dan berencana untuk memilih pemain yang mampu mengatasi tekanan untuk membawa harapan Argentina di panggung besar.

“Piala Dunia harus dihadapi tanpa rasa takut, dengan kebesaran hati, dan mereka yang lebih yakin permainan mereka akan lebih dekat dengan starting line-up. Bagi saya, tujuannya adalah untuk meningkatkan karakteristik individu untuk menciptakan Piala Dunia yang hebat. Jika kami berani bermain, kami akan menjadi lawan yang rumit bagi siapa pun, “ jelasnya dilansir Soccerway.