Memori Dua Gol Offisde Real Madrid Masih Membekas di Benak Muller

Aksi pemain Bayern Munchen, Thomas Muller. Foto: Official Twitter Bayern Munchen

Bayern Munchen kembali bersua dengan rivalnya di Liga Champions. Rabu (2/5/2018), Die Roten melawat ke Bernabeu dalam usahanya menyegel satu tiket final. Bagi Thomas Muller, melawan Real Madrid mengingatkannya kembali pada satu tahun silam saat mereka bersua di perempatfinal.

Real Madrid di perempatfinal Liga Champions 2016/2017 menang 2-1 di kandang Bayern Munchen. Kemudian di leg 2, Bayern Munchen bisa menyamai gol Real Madrid dengan skor 2-1. Pertandingan berlanjut pada babak tambahan.

Saat babak tambahan ini, Cristiano Ronaldo menyarangkan dua gol.  Pada akhirnya dua gol ini yang menyeruak menjadi kontroversial. Berkat dua gol ini, Madrid lolos ke semifinal dengan keunggulan 6-3.

Gol kontroversial juga terjadi saat Real Madrid melawan Juventus di babak perempatfinal kemarin. Pada leg 1 di Turin, Real Madrid menang 3-0. Pada leg 2, Los Merengues bisa saja kalah. Pasalnya Bianconeri bisa mengejar defisit tiga gol.

Saat menit-menit akhir muncul kontroversi, Lucas Vazquez dianggap dilanggarp Mehdi Benatia. Kapten sekaligu kipper Juventus, Gianluigi Buffon yang melancarkan protes  paling keras mendapat kartu merah. Ia menganggap bahwa itu bukan pelanggaran.

Pada akhirnya Cristiano Ronaldo yang menjadi eksekutor penalti berhasil menjalankan tugasnya. Tim besutan Zinedine Zidane ini berhasil lolos ke semifinal dengan keunggulan agregat 4-3.

“Semua orang tahu apa yang terjadi di sini tahun lalu, dengan dua gol offside Madrid. Dan juga yang menimpa Juventus. Atmosfer seharusnya tidak mempengaruhi para pejabat. Kami akan berkonsentrasi pada permainan karena kami sudah terlalu banyak tekanan, “ jelasnya dilansir Marca.

Muller bersalah karena kehilangan peluang di leg pertama. Ia pun menyadari bahwa Bayern harus lebih tajam di kandang Madrid. “Kami menganalisis leg pertama untuk mengetahui bagaimana menghadapi kembalinya. Kami harus memanfaatkan peluang kami, menjadi lapar untuk mencetak gol dan untuk menyakiti Madrid, “ kata pemain berkebangsaan Jerman ini.