Mourinho dan Pemain yang Tak Disukainya dalam Skuat MU

Manajer Manchester United, Jose Mourinho menyatakan bahwa dalam skuatnya saat ini ada beberapa pemain yang tidak dicintainya. Di sisi lain ia menekankan bahwa timnya membutuhkan banyak pemain berkualitas untuk menyamai level Manchester City yang menjuarai Premier League.

Manchester United terpaut 20 poin dari tetangga, Manchester City yang telah mentahbiskan diri sebagai juara Premier League musim 2017/2018.   Manchester United yang mengalahkan semua enam tim teratas Liga Primer musim ini – mengalami kekalahan ketujuh dalam musim ini saat melawan  Brighton dan Hove Albion. Setan Merah kalah tipis 1-0 dari Brighton.

Setelah kekalahan itu, Mourinho memberikan kritikan pedas untuk pemainnya. Dalam laga tersebut, Mourinho memainkan para pemain pelapisnya, seperti Anthony Martial dan Marcus Rashford.

Pelatih asal Portugal ini mengatakan MU harus meningkatkan mentalitas mereka. Di samping itu MU perlu melakukan investasi pemain baru untuk menjembatani kesenjangan di Liga Premier dan Liga Champions musim depan.

“Berapa banyak poin yang memisahkan kami dari Manchester City? Bukan dua, tiga atau empat – banyak poin. Saya pikir kami membutuhkan kedua hal itu [kualitas lebih atau mentalitas untuk menjembatani kesenjangan di Liga Premier]. Beberapa orang yang kami miliki, mereka harus lebih konsisten dalam kinerja mereka, dan kami membutuhkan lebih banyak kualitas, “ kata Mourinhho.

“Saya percaya beberapa [pemain] lebih dari yang lain yang dapat menjembatani kesenjangan itu. Itu normal. Saya tahu para pemain. Saya bekerja dengan pemain itu selama beberapa tahun. Saya mengenal mereka lebih baik dari siapa pun, “ lanjutnya.

Walau demikian, Mourinho mengklaim tak mudah menyederhanakan problema yang dihadapinya dengan membongkar dan menjual seluruh pemain yang tak disukainya.

“Tentu saja kami dapat mempertahankan [pemain-pemain itu]. Kecuali jika ada skuat yang sempurna, di mana Anda membeli satu kiper yang tidak Anda sukai. Anda membeli bek tengah yang tidak Anda sukai, Anda membeli satu lagi, kecuali Anda dapat melakukannya. Anda pergi ke arah skuat yang sempurna, Anda harus menjaga pemain yang tidak Anda cintai, “ jelas dia dilansir Telegraph.

Kata cinta yang dimaksud adalah dalam konteks sepakbola. Artinya pemain yang tidak sepenuhnya dipercayai Mourinho justru memiliki level tinggi dalam skuat oleh sebab itu lah harus dipertahankannya.

“Jika Anda pergi ke manajer Premier League, tapi saya tidak mengatakan namanya, tapi saya katakan mayoritas dari mereka akan mengatakan hal yang sama, “ lanjutnya.

Mourinho beberapa kali mengkritik mentalitas Luke Shaw dan Anthony Martial. Selain itu ada indikasi Mateo Darmian dan Daley Blind bakal dijual musim depan. Pemain lain pernah kesulitan mengambil hati Jose Mourinho adalah Henrikh Mkhtaryan yang pada Januari lalu bergabung dengan Arsenal.