Suntikan Penghilang Rasa Sakit Berujung Petaka Bagi Alvaro Morata

Aksi pemain Chelsea, Alvaro Morata setelah pulih dari cedera. Foto: Twitter Alvaro Morata

Penyerang Chelsea Alvaro Morata curhat tentang musim debutnya di Chelsea yang berjalan kurang baik.  Morata telah mengungkapkan bagaimana suntikan penghilang rasa sakit biasa untuk mengobati cedera misterius berkontribusi menjadikan ia harus menjalani musim yang sulit Chelsea.

Pemain internasional Spanyol bergabung dari Real Madrid dengan dana transfer mendekati 60 juta poundsterling. Ia menikmati awal yang hebat untuk hidup di Inggris, mencetak enam gol dalam enam pertandingan Liga Primer pertamanya.

Morata hanya mencetak gol satu kali di papan atas sejak Desember. Ia juga telah mencetak gol di semifinal Piala FA atas Southampton.

Pemain berusia 25 tahun itu didiagnosa mengalami masalah punggung pada Januari yang membuatnya kehilangan empat pertandingan, termasuk kekalahan leg kedua semifinal EFL Cup ke Arsenal. Dia telah menjelaskan sejauh mana mencoba untuk mendiagnosis dan mengobati rasa sakit telah menambah waktu yang sulit baginya di Stamford Bridge.

“Ini tahun yang rumit bagi saya dan saya tidak berpikir ini tahun terbaik bagi tim. Semuanya dimulai dengan sangat baik. Semua orang mencintai saya dan saya mencetak gol, tetapi sekarang berbeda. Orang-orang mengatakan hal-hal kepada saya di jalan, tetapi mereka tidak tahu apa yang telah saya lalui. Hanya  istriku yang mengetahuinya, “ kata Morata dilansir Soccerway.

Morata mengatakan bahwa cedera ini sempat membuatnya frustasi. Ia mengakui lebih senang untuk cedera otot selama tiga bulan daripada tidak mengetahui kepastian cedera yang dialaminya. Tapi di satu sisi, ia ingin terus bermain untuk Chelsea.

” Saya tidak tahu apa yang saya miliki. Kami pergi ke dokter di Inggris dan mereka tidak menemukan itu, kami pergi ke Jerman dan apa yang terjadi di sana sangat sulit bagi saya. Saya harus pergi beberapa kali ke Jerman untuk menerima perawatan di mana mereka memasukkan suntikan di punggung saya, sangat sakit dan saya harus kembali ke London untuk berlatih di hari berikutnya, “ jelas Morata.

Morata menyadari bahwa hal tersebut adalah kesalahan. Ia seharusnya berhenti bermain. “Ketika Anda cedera, Anda cedera, dan itu saja. Anda mungkin bisa bermain satu pertandingan, tetapi Anda tidak bisa melanjutkan selama satu bulan, “ kata eks striker Juventus ini.