Sukses Jadi Top Skor dan Bantu Inter Lolos ke Liga Champions, Begini Komentar Icardi

Aksi pemain Inter Milan, Mauro Icardi. Foto: Official Twitter Inter Milan

Mauro Icardi adalah Capocannoniere (top skor Liga Italia Serie A) musim ini dengan torehan 29 gol. Ia juga membantu lolos Inter untuk Liga Champions. Lantas bagaimana dengan masa depannya di Giuseppe Meazza?

Lazio menjamu Inter Milan di Olimpico, Senin (21/5/2018) dini hari. Lazio unggul di menit 9 lewat gol bunuh diri Perisic. Tapi pada menit 29, Danilo D’Ambrosio sukses menyamakan skor menjadi 1-1 lewat sepak pojok. Lazio berbalik memimpin lewat skema serangan balik yang diciptakan oleh Felipe Anderson pada menit 41. Hingga turun minum, Lazio unggul 2-1.

Inter Milan sukses menyamakan gol menjadi 2-2. Kali ini gol datang dari penalti setelah Stefan de Vrij melanggar Icardi. Pemain berkebangsaan Argentina ini sendiri yang mengeksekusi penalti. Dan ia sukses menjalankan tugasnya.

Selang dua menit, kapten Lazio Senad Lulic mendapat kartu kuning kedua. Inter Milan memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Gol kemenangan lahir dari Matias Vecino pada menit 81. Hingga peluit akhir tanda pertandingan selesai tak ada tambahan gol lagi. Inter Milan menang 3-2.

“Lazio bermain bagus, tetapi kami menunjukkan kekuatan dan keinginan untuk membalikkan hasil. Kami berhasil. Ini adalah targetnya. Garis finish. Tim dalam kondisi baik, permainan tidak berjalan dengan benar, tetapi kami menunjukkan kekuatan untuk mengembalikannya ke jalur, “ kata Icardi kepada Mediaset Premium seperti dikutip dari Football Italia.

“Saya mendedikasikan ini kepada rekan tim saya, karena kita semua percaya pada tujuan, dari para pemain hingga staf kit dan phyios. Ini adalah hadiah bagi kita semua dan kerja keras kita, karena kita pantas mendapatkannya, “ lanjutnya.

Salah satu titik balik kemenangan Inter Milan menurut Icardi adalah pelanggaran yang dilakukan  bek Lazio Stefan de Vrif. Pelanggaran itu berbuah kado penalti untuk Inter Milan. Perlu diketahui Stefan de Vrij adalah bek Lazio yang sudah menandatangani kontrak untuk bergabung dengan Inter Milan musim depan.

“Itu takdir. Semua pemain adalah profesional, saya pikir dia tidak sengaja mencelakakan saya. Dia mencoba menghentikan saya mencetak gol, itu hanya takdir. Kami pasti akan mencoba untuk meningkatkan, karena sisi seperti Inter tidak bisa terlalu tidak konsisten. Itu hal pertama yang perlu kita selesaikan, “ ujar Icardi.

Satu gol yang dibuatnya dalam laga terakhir musim ini sukses membawa Icardi menjadi top skor Liga Italia Serie A musim 2017/2018. Ia bersama dengan Ciro Immobile nangkring di atas puncak daftar pencetak gol terbanyak, 29 gol.  Icardi belum pernah bermain di Liga Champions, jadi apakah dia masih bersama Nerazzurri musim depan?

“Kami akan berbicara dengan klub dan melakukan apa yang terbaik untuk Inter. Targetnya adalah Liga Champions, kami mencapainya dan akan pergi dari sana. Kami akan memiliki lebih banyak opsi di bursa transfer sekarang dan klub akan mencoba melakukan sesuatu. Tahun lalu, mereka melakukan semua yang mereka bisa dan meningkatkan skuat, “ kata Icardi.