Dukungan Belgia untuk Mohamed Salah

Sadio Mane berusaha memberikan semangat kepada Mohamed Salah yang menangis karena tak dapat melanjutkan pertandingan. Foto : Facebook UEFA Champions League

Bintang Belgia Eden Hazard berharap Mohamed Salah bisa tampil di Piala Dunia Rusia. Bahkan karena keberadaan sang teman, ia akan mendukung Mesir pada ajang empat tahunan ini.

Salah tak tampil saat Belgia mengalahkan Mesir 3-0 dalam sebuah laga persahabatan di Brussels, Kamis (7/6/2018) dini hari WIB. Tiga gol Belgia dicetak Romelu Lukaku menit 27, Eden Hazard menit 38 dan Marouane Fellaini menit 90.

Eden Hazard usai pertandingan menyebut Mesir tampil bagus sepanjang pertandingan. Hanya diakui pemain Chelsea itu, Mesir menjadi tim berbeda tanpa kehadiran Mohamed Salah. Hazard pun berharap Salah bisa tampil di Rusia nanti.

“Mesir memiliki pemain yang bagus. Kami berhasil mengendalikan pertandingan dan mencetak gol awal yang membuat segalanya lebih mudah bagi diri kami sendiri,” kata Hazard kepada ON Sport, seperti dikutip dari Scoresway.

“Kami senang mengalahkan Mesir 3-0. Saya berharap yang terbaik untuk Salah dan berharap dia kembali. Saya akan mendukung Mesir di Piala Dunia untuknya.”

“Saya berbicara dengan Salah setelah final Liga Champions dan mengiriminya pesan, saya mengatakan dia adalah teman saya dan saya ingin melihatnya di Piala Dunia.”

Harapan sama juga diungkapkan manajer Belgia Robeto Martinez. Ia ingin melihat Salah di Rusia. Baginya, Salah bukan sekadar pemain yang baik. Tapi ia adalah pemain kelas dunia dengan apa yang dia lakukan musim ini bersama Liverpool.

“Setiap tim akan kehilangan ancaman mencetak gol dari Mo Salah. Kami semua berharap dia cepat sembuh dan kami ingin melihatnya di Piala Dunia.”

Pada ajang nanti, Mesir tergabung di grup A bersama Uruguay, Rusia dan Arab Saudi. Laga pertama dilakoni Mesir pada 14 Juni mendatang melawan Uruguay, kemudian Rusia pada 19 Juni dan Arab Saudi pada 25 Juni.

Sementara Belgia akan ada di grup G bersama Panama, Tunisia dan Inggris. Laga pertamanya digelar pada 18 Juni melawan Panama, kemudian Tunisia pada 23 Juni dan Inggris pada 28 Juni.

Nofik Lukman Hakim