Metode Baru FIFA Perangi “Manipulasi” Peringkat

Didier Drogba saat bersama dengan Presiden FIFA Gianni Infantino. Foto: Twitter FIFA

Sudah menjadi sebuah rahasia umum jika peringkat FIFA tak mencerminkan apapun. Terkadang negara yang secara kualitas biasa-biasa saja malah mendapat peringkat lebih baik.

Ada banyak pertanyaan tentang bagaimana FIFA melakukan perhitungan. Apakah jual beli peringkat memang ada atau FIFA punya analisa tersendiri soal penentapan peringkat.

Namun apapun itu, pada Minggu ini FIFA telah menetapkan sebuah metode baru. Seperti dikutip dari Scoresway, metode ini sudah disetujui dalam rpat dewan FIFA. Metode ini akan berusaha membuat klasemen FIFA sebagai cerminan akan kualitas permainan negara tersebut.

Metode baru yang dibahas dalam rapat akan mulai diberlakukan setelah Piala Dunia di Rusia nanti. Jadi, bisa dipastikan akan ada pergeseran signifikan dalam peringkat FIFA terbaru yang dirilis setelah Piala Dunia.

Lalu bagaimana dengan peringkat Thailand dan Indonesia?. Apakah masih dibawah Filipina, yang sejatinya sangat kesulitan untuk mengalahkan dua negara itu?.

Mari kita tunggu setelah Piala Dunia nanti. Hanya saja, metode ini mungkin akan signifikan pada peserta Piala Dunia. Sementara Indonesia yang tak membuat program uji coba pada timnas senior dimungkinkan tak mengalami perubahan signifikan.

Nofik Lukman Hakim