Portugal Emoh Remehkan Maroko

Portugal akan menghadapi laga keduanya di grup B dengan melawan Maroko. Bagi Adrian Silva, Portugal akan menghadapi ujian yang berat melawan Maroko. Ia mengatakan bahwa pelatih Fernando Santos menuntut lebih dari penggawa Portugal setelah sukses mengimbangi Spanyol.

Cristiano Ronaldo menjadi bintang lapangan saat melawan Spanyol pada Sabtu (16/6/2018). Hat-trick  Ronaldo mengimbangi tiga gol yang dicetak oleh Diego Costa dan Nacho Fernandez.

Adrian Silva adalah salah satu pemain Spanyol yang duduk di bangku cadangan saat lawan Spanyol. Melawan Maroko, pemain Leicester City ini ada kemungkinan bakal dimainkan. Pemain berusia 29 tahun itu bersikeras Portugal tidak akan menganggap enteng oposisi mereka

“Pelatih tidak pernah puas, dia menginginkan evolusi. Kami tidak pernah puas. Kami fokus pada analisis dan melampaui tim Maroko. Menurut pendapat saya, Maroko pantas memenangkan pertandingan dengan Iran. Tidak ada permainan yang mudah. ​​Kami juga menciptakan kesulitan untuk lawan kami, “ jelasnya dilansir Soccerway.

Silva bergabung dengan klub Liga Premier Leicester pada bulan Agustus 2017. Sebelum langkah itu, Silva menghabiskan 10 tahun di Sporting, dan mantan rekan setimnya Rui Patricio, William Carvalho, Gelson Martins dan Bruno Fernandes adalah bagian dari skuat Portugal.

Keempat pemain tersebut saat ini terlibat dalam perselisihan kontrak dengan klub setelah puluhan fans memaksa masuk ke latihan dan terlibat kerusuhan dangan pemain dan staf. Sebelum itu sudah terjadi keributan yang melibatkan pemain, Presiden Sporting  dan suporter.  Meski demikian, ia meyakini konflik itu tidak akan  berpengaruh bagi Portugal.

“Mereka menunjukkan bahwa mereka sempurna dalam posisi untuk bermain.  Mereka saling berkomunikasi selama pertandingan, mereka bahkan tidak berbicara [tentang Sporting] saat ini, mereka baik-baik saja, mereka akan memiliki turnamen yang hebat, “ lanjutnya.