Rusia Akan Hadapi Kekuatan Mesir Yang Sesungguhnya

Mohamed Salah melakukan selebrasi. Foto: Official Twitter Liverpool

Rusia patut waspada menatap laga kedua fase grup Piala Dunia 2018, Rabu (20/6/2018) mendatang. Mesir yang menjadi lawan hampir pasti akan menurunkan Mohamed Salah.

Penyerang Liverpool itu sejatinya sudah fit pada laga pertama, saat Mesir kalah dramatis dari Uruguay 0-1. Namun dengan berbagai pertimbangan, Salah hanya duduk di bangku cadangan sampai akhir laga.

“Dia fit untuk bermain melawan Uruguay tetapi pelatih tidak ingin mengambil risiko,” kata Asosiasi Sepak Bola Mesir (EFA) dikutip dari Scoresway.

Untuk bisa lolos ke fase berikutnya, Mesir butuh kemenangan. Untuk itu, tak ada alasan untuk menyimpan Salah lebih lama lagi. EFA mengindikasikan sang fenomenal akan jadi senjata mematikan untuk menekuk tuan rumah Rusia.

Hal ini sama dengan keterangan sang pelatih, Hector Cuper yang menyatakan Salah akan siap untuk laga lawan Rusia. Apalagi EFA juga memastikan Tarek Hamed yang sempat cedera saat lawan Uruguay juga bisa dimainkan.

“Hamed mendapati X-Ray dan dia bagus, akan fit untuk pertandingan kedua,” kata EFA dikutip dari BBC.

Pada laga lawan Uruguay, Mesir mencatatkan 42 persen penguasaan bola. Ada enam kali tendangan, namun hanya tiga yang menemui sasaran. Itu pun bukan sepakan mematikan, melainkan hanya sekadar terarah dan bisa ditangkap kiper Uruguay, Muslera.

Salah punya peluang besar untuk memperbaiki itu. Saat babak kualifikasi Piala Dunia lalu, Salah tampil dalam lima pertandingan dan mencetak lima gol.

Sementara bersama Liverpool, musim lalu Salah mencetak 32 gol di Premier League, satu di Piala Liga dan sebelas di Liga Champions. Salah yang pernah membela Chelsea, Fiorentina dan AS Roma diyakini cukup kuat untuk melepaskan beban dan tampil ciamik bersama Mesir.

Nofik Lukman Hakim