Agen Malcom Sebut AS Roma Tak Bisa Bawa Aksi ‘Telikung’ Barcelona ke Jalur Hukum

Malcom (via @FCBarcelona)

Agen Malcom, Junior Minguella menyatakan AS Roma tak bisa membawa kasus transfer kliennya tersebut ke jalur hukum. Sebab, sang pemain memang belum terikat dengan komitmen apapun, sebelum resmi berlabuh ke Barcelona.

Berpegang dengan hal tersebut, maka AS Roma diyakini tak memiliki kekuatan hukum untuk melempar tuntutan. Sebab, Malcom memang belum menjalin kontrak apapun dengan klub Italia itu.

“Mereka tidak memiliki kekuatan untuk menuntut, sebab dia tidak terikat komitmen apapun kepada Roma, apalagi melanggar kontrak ataupun perjanjian,” ujar Minguella kepada RAC1.

“Tidak ada alasan legal untuk mengklaim kerusakan ataupun kompensasi apapun,” lanjutnya.

Minguella mengakui dirinya paham perasaan Roma yang dianggapnya sedang kecewa karena kehilangan Malcom. Tetapi, menurut pandangannya, batalnya sang pemain ke Stadio Olimpico merupakan kesalahan mereka sendiri.

“Saya paham seorang pemain hebat telah kabur dari Roma dan mereka mungkin merasa kecewa ataupun kesal, tapi di balik itu mereka tidak memiliki apa-apa,” tambahnya.

“Roma membuat kesalahan karena sudah mempublikasikan kesepakatan dengan Malcom di saat sebenarnya mereka tidak memilikinya sama sekali,” katanya.

Sementara, pelatih AS Roma, Eusebio Di Francesco, telah mengetahui kasus yang sedang dialami oleh klubnya saat ini. Namun, ia memilih tak ambil pusing lantaran merasa masih banyak pemain lain yang tersedia.

Kepindahan Malcom ke Barcelona menjadi drama menarik yang terjadi pada bursa transfer musim panas kali ini. Sebelum dipastikan berkostum Barcelona, baik AS Roma dan Bordeaux, klub lama Malcom, sudah menyepakati transfer sang pemain.

AS Roma bahkan sudah menjadwalkan tes medis untuk Malcom. Namun, kesepakatan antar kedua tim langsung dibatalkan setelah Barcelona masuk ke dalam transaksi.

Dalam waktu beberapa jam, Barcelona langsung meresmikan Malcom sebagai pemain anyar mereka. Kasus ini mengundang reaksi keras AS Roma, dan berniat membawanya ke jalur hukum.

Chrismansyah Prayogo