Alasan Anak Patrick Kluivert Memilih Gabung AS Roma

Justin Kluivert beri sinyal bergabung dengan AS Roma. Foto: Official As Roma.

Anak eks striker Barcelona, Patrick Kluivert, Justin Kluivert memilih melanjutkan kariernya bersama AS Roma mulai musim 2018/2018 mendatang. Justin berharap untuk mengikuti jejak legenda klub Francesco Totti saat ia berencana untuk memberikan pembuktian di AS Roma.

Patrick Kluivert bergabung dari Ajax dengan mencetak 10 gol dalam 30 penampilan Eredivisie di musim 2017/2018. Ia pindah ke AS Roma pada bulan Juni lalu dengan nilai trsnfser 17,25 juta euro. Ia menandatangi kontrak lima tahun.

Kluivert harus menunggu presentasi resminya di ibukota Italia. Ia berbicara perdana kalinya di depan media setelah menyatakan bergabung dengan AS Roma.

“Saya ingin menunjukkan apa yang dapat saya lakukan dan membuktikan kemampuan saya. Saya ingin melakukan yang lebih baik daripada yang saya lakukan di Belanda. Saya dapat dan harus meningkatkan banyak hal. Saya tidak sabar untuk memulai musim ini. Dengan para pemain yang kami miliki, kami dapat mencapai hal-hal besar tahun ini, “ kata dia dilansir Soccerway.

“Berada di sini di Roma merupakan langkah besar dalam karier saya. Saya telah bergabung dengan klub besar, sebuah klub ambisius yang ingin terus berkembang. Bagi saya, Serie A sama sekali tidak kalah dengan LaLiga atau Liga Premier. Ada beberapa klub besar dan pemain top di sini, “ lanjutnya.

Pemain berusia 19 tahun memilih Totti sebagai inspirasi untuk membantunya sukses di Roma. Ia  mengakui penampilan di lapangan akan membantunya mendapatkan rasa hormat dari kedua penggemar klub dan rekan-rekan barunya.

“Francesco Totti adalah panutan yang hebat. Dia adalah legenda klub dan contoh bagi siapa saja yang bergabung dengan Roma. Aku ingin seperti dia suatu hari nanti, untuk menghormati orang-orang – tetapi kamu hanya bisa melakukannya dengan menunjukkannya di atas lapangan dengan kakimu, “ jelasnya.

Direktur olahraga Monchi senang melihat dari kompetisi untuk mengamanka salah satu talenta paling dicari di Eropa. “Tidak mudah untuk menandatangani Justin karena semua orang tertarik padanya,” katanya kepada media.