Begini Sikap AC Milan Atas Sanksi Larangan Bermain di Liga Europa

0
Pemain AC Milan seusai laga. Foto: Twitter AC Milan

UEFA memberikan sanksi kepada AC Milan karena melanggar aturan Financial Fair Play. Mereka dilarang bermain di LIga Europa pada musim 2018/2019. Namun, AC Milan tak hanya diam saja. Rossonerri akan melawan keputusan tersebut.

“The Adjudicatory Chamber of UEFA Club Financial Control Body telah memutuskan untuk memberikan sanksi kepada AC Milan, untuk pelanggaran Peraturan Fair Play UEFA dalam periode tiga tahun antara Juli 2014 dan Juni 2017, “kata Milan dalam sebuah pernyataan di situs web resmi mereka.

Akibat keputusan itu AC Milan tidak akan tampil di LIga Europa musim depan. Namun mereka masih memiliki kesempatan bermain di Liga Europa atau Liga Champions musim 2019/2020. AC Milan sendiri finis di peringkat enam Liga Italia Serie A musim 2017/2018. AC Milan tidak tinggal diam. Mereka akan megajukan banding ke pengadilan arbitrase olahraga (CAS).

“Setelah memperhatikan keputusan yang disebutkan di atas, AC Milan telah menginstruksikan tim hukumnya untuk mengajukan banding atas keputusan di hadapan Pengadilan Arbitrase Olahraga di Lausanne, mencari peninjauan segera putusan itu. AC Milan sepenuhnya mempercayai CAS akan mendengar argumennya dan akan menahan diri untuk berkomentar lebih lanjut, “ begini pernyataan AC Milan.

Milan diambil alih oleh konsorsium yang dipimpin oleh pengusaha Tiongkok, Li Yonghong pada April tahun lalu. Klub kemudian menghabiskan dana besar sebelum musim 2017/2018, menandatangakan Leonardo Bonucci, Andre Silva dan Hakan Calhanoglu.

Gennaro Gattuso menggantikan Vincenzo Montella yang dipecat pada bulan November. Ia juga memimpin Milan ke final Coppa Italia, di mana mereka kalah dari Juventus, dan 16 besar Liga Europa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here