Sanksi Financial Fair Play Terlalu Berat, AC Milan Siap Banding

Striker AC Milan, Gonzalo Higuain (via @acmilan)

AC Milan merasa hukuman yang dijatuhkan oleh UEFA perihal Financial Fair Play beberapa waktu lalu terlalu berat. Mereka pun berniat untuk mengajukan banding atas putusan tersebut.

Aksi belanja jor-joran yang dilakukan Milan begitu diakusisi oleh pemilik baru, Yonghong Li, pada musim panas lalu justru memberikan dampak buruk. Mereka gagal menyeimbangkan pemasukan sehingga harus berurusan dengan UEFA.

Hukuman untuk mereka baru dijatuhkan oleh Court Arbitration of Sport (CAS) beberapa waktu lalu. Dalam putusannya, Milan berhak untuk tampil dalam semua ajang Eropa setidaknya hingga tahun 2021 mendatang. Namun larangan tampil akan diberlakukan pada dua musim setelahnya apabila Milan gagal menyeimbangkan neraca keuangan sebelum tahun 2021.

Kemudian, UEFA juga menambahkan bahwa Milan hanya boleh mendaftarkan sebanyak 21 pemain untuk berpartisipasi di kompetisi Eropa. Termasuk penahanan keuntungan dari Liga Europa musim 2018-2019 sebanyak 12 juta euro.

“AC Milan, setelah mendapatkan keputusan yang dikeluarkan oleh UEFA Club Financial Control Body (CFCB), menyatakan rasa kecewanya dan mengumumkan akan mengajukan banding ke pengadilan arbitrase olahraga di Lausanne,” ungkap pernyataan klub melalui situs resminya.

Keputusan itu seolah melengkapi derita AC Milan musim ini. Mereka baru saja tersingkir dari Europa League setelah mengalami kekalahan 1-3 atas Olympiakos dalam laga pamungkas fase grup beberapa pekan yang lalu.

Chrismansyah Prayogo