Beban Seorang Peraih Topscorer Benar-Benar Sungguh Berat

Aleksandar Rakic saat mengangkat sepatu emas simbol top skor Liga 1 2018. Foto : Nofik Lukman Hakim

Gelar topscorer memang selalu prestisius dan jadi buruan banyak pemain. Predikat pencetak gol terbanyak dalam sebuah kompetisi, bisa memuluskan langkah sang pemain untuk mengarungi kompetisi setelahnya.

Dari sisi nilai jual pemain tentu akan meroket, termasuk pemain berlabel topscorer di kompetisi Liga Indonesia.

Tapi uniknya di Indonesia ini gelar topscorer sejak era ISL 2008/2009 sampai Liga 1 2018, belum ada pemain yang mampu mencatat back to back alias mempertahankan gelarnya semusim berikutnya. Hal itu membuat gengsi mereka menurun.

Bahkan pemain sekelas Boaz Solossa dan Cristian Gonzales yang merupakan raja gol di awal era ISL sampai beberapa musim kemarin, tetap tidak mampu mencatat back to back. Walaupun mereka rata-rata masih bisa bersaing di papan atas daftar topscorer.

Ada juga fenomena baru. Dimana pemain yang berhasil menjadi topscorer, musim berikutnya malah jeblok performanya. Hal ini bisa terlihat dari pengalaman Emmanuel Kenmogne dan Sylvano Comvalius. Catatan yang sungguh tidak menyenangkan buat kedua pemain itu.

Jadi memang peraih gelar topscorer di kasta tertinggi Indonesia, memang harus berusaha ekstra keras di musim berikutnya. Tidak saja untuk mempertahankan gengsinya, tetapi juga menjaga mesin golnya bisa tetap lancar.

Baca Juga  PSIM Jogja Bawa 19 Pemain untuk Hadapi Persiba Balikpapan

Lantas bagaimana kira-kira nasib Aleksandar Rakic, topscorer Liga 1 2018 di musim 2019 nanti? Patut untuk ditunggu bagaimana kiprah pemain asal Serbia itu di musim depan.

Topscorer dan Pencapaian Musim Berikutnya

ISL 2008/2009

Boaz Solossa: 26 gol (Persipura)

Cristian Gonzales: 26 gol (Persik/Persib)

ISL 2009/2010

Boaz Solossa: 17 gol (Persipura)

Cristian Gonzales: 18 gol (Persib)

===

2009/2010

Aldo Baretto: 19 gol (Bontang FC)

ISL 2010/2011

Aldo Baretto: 16 gol (Persiba)

===

ISL 2010/2011

Boaz Solossa: 22 gol (Persipura)

ISL 2011/2012

Boaz Solossa: 7 gol (Persipura)

===

ISL 2011/2012

Alberto Goncalves: 22 gol (Persipura)

ISL 2013

Alberto Goncalves: 15 gol (Arema)

===

ISL 2013

Boaz Solossa: 25 gol (Persipura)

ISL 2014

Boaz Solossa: 11 gol (Persipura)

===

ISL 2014

Emmanuel Kenmogne: 25 gol (Persebaya ISL)

MSL 2015

Emmanuel Kenmogne: 1 gol (Kelantan FA)

===

ISL 2015

Kompetisi Dihentikan

===

ISC 2016

Alberto Goncalves: 25 gol (Sriwijaya FC)

Liga 1 2017

Alberto Goncalves: 22 gol (Sriwijaya FC)

Baca Juga  Harapan Seto Nurdiyantoro soal Manajer Baru PSS Sleman

===

Liga 1 2017

Sylvano Comvalius: 37 gol (Bali United)

Thai 1 League/MSL 2018

Sylvano Comvalius: 0 gol (Suphanburi/Kuala Lumpur FA)

===

Liga 1 2018

Aleksandar Rakic: 21 gol (PS Tira)

2019

Aleksandar Rakic: ?