Makin Berbau Persis Solo, PSIS Semarang Resmi Rekrut Widyantoro

Widyantoro saat memberikan penjelasan pada penggawa Persis Solo pada kompetisi ISC B 2016 di Stadion Sriwedari Solo. Foto : Nofik Lukman

PSIS Semarang akhirnya resmi menunjuk Widyantoro sebagai asisten pelatih mereka di kompetisi Liga 1 2019. Pria yang akrab disapa Wiwid tersebut akan berduet dengan pelatih kepala Jafri Sastra dan pelatih fisik Budi Kurnia.

Menariknya tim kepelatihan semua berlabel mantan pelatih di tim Persis Solo. Jafri Sastra dan Budi Kurnia pada putaran pertama Liga 2 2018 lalu masuk di jajaran tim kepelatihan Persis Solo.

Sementara itu Wiwid cukup lama menjadi head coach di tim Persis. Mulai dari kompetisi Divisi Utama versi LPIS 2013, lalu Divisi Utama 2014, ISC-B 2016, dan terakhir di Liga 2 2017.

PSIS memang memanggil beberapa legenda PSIS untuk masuk di jajaran tim kepelatihan. Sebelumnya Tugiyo dan M ridwan menjadi tim kepelatihan untuk PSIS U-19.

Masuknya Wiwid juga menggugurkan nama Agung Setyobudi, yang memang dibidik jadi asisten Jafri Sastra.

Menariknya Agung juga sempat jadi pelatih Persis di tahun Divisi Utama LI 2013. Dia menolak pinangan PSIS, karena alasan rutinitas pekerjaannya sebagai pegawai PDAM di Solo yang sulit ditinggalkan.

Yang cukup menarik, PSIS juga mengundang pelatih kiper Persis Solo I Komang Putra untuk jadi bagian pelatih kiper PSIS di Liga 1 2019. Legenda PSIS saat menjadi juara di tahun 2000 tersebut belum memberikan jawaban, karena tengah mengambil lisensi kepelatihan.

Sementara itu Wiwid mengaku sempat mendapatkan tawaran dari klub lain, namun memutuskan untuk memprioritaskan Laskar Mahesa Jenar musim ini.

“Kemarin sebenarnhya ada tawaran dari beberapa klub tapi di Liga 2. Saya mempertimbangkan PSIS mengingat adanya tantangan terkait atmosfer di Liga 1 dan komunikasi yang sangat baik dengan manajemen PSIS,” ujar Wiwid.

Pria berusia 48 tahun itu juga bertekad untuk memberikan kontribusi positif saat dirinya menjadi bagian dari tim kebanggaan warga Semarang.

“Harapan saya, semoga saya bisa memberikan kontribusi positif untuk PSIS,” paparnya.