Persela Resmi Gunakan Apparel Asal USA

Manajemen memperlihatkan jersey buatan apparel Forium untuk event Suramadu Super Cup. FOTO: Twitter Pecinta Kain Ligina.

LAMONGAN – Jelang Liga 1 2018, manajemen Persela Lamongan ternyata mengumumkan tidak lagi bekerjasama dengan apparel Lotto untuk musimini. Saat ini Persela memastikan menjalin kerjasama dengan produk apparel asal Amerika Serikat, Forium.

Forium akan menyediakan kebutuhan jersey dan perlengkapan lainnya untuk Persela selama satu musim ini. Penandatangan MoU ini sekaligus peluncuran jersey training, yang juga digunakan pada turnamen Suramadu Super Cup.

Sementara itu jersey yang akan digunakan pada kompetisi Liga 1 2018, akan dirilis awal Februari nanti. Ada tiga jenis jersery training brand Forium, masing-masing berwarna abu-abu, hitam dan merah.

Ketiga jersey tersebut juga digunakan pada turnamen Suramadu Super Cup 2018 di Bangkalan, Madura, saat melawan Kedah FA, Madura United dan Persija.

“Ada beberapa alasan mengapa kami bekerjasama dengan Forium. Kami ingin mendapatkan material yang terbaik untuk pemain dan fans Persela. Kami sepakat tidak ada lagi stok terbatas. Ini penting karena Persela punya basis suporter yang cukup banyak. Kami tidak ingin mengecewakan mereka yang ingin memiliki jersey original,” kata Asisten Manajer Persela, Agus Hariyono di situs resmi klub.

Pihak Forium sangat bangga dengan kerjasama ini. Forium akan berusaha menjaga harapan dan mengiplementasikan impian bagi Persela, fans dan masyarakat Lamongan pada umumnya.

“Di mata kami Persela memiliki kesan berbeda. Kami akan menyediakan material jersey dan perlengkapan terbaik, agar pemain dan para fans nyaman memakainya,” ungkap Irvan Hamami, Public Relation Forium South East Asia.

Seperti diketahui, Persela merupakan klub sepakbola pertama di Indonesia yang menggunakan brand apparel Forium. Merek new global sport and fashion ini berkantor pusat di Boston, USA. Namun, seluruh perlengkapan untuk Persela di produksi di Indonesia.

Jersey Forium yang dipakai pemain Persela merupakan generasi kontemporer, menggunakan teknologi nano vapor dry fit. Artinya, jersey memungkinkan menyerap keringat sekaligus melepas dan menguapkannya ke udara, sehingga jersey tetap terasa lebih ringan dan nyaman tanpa menyimpan air keringat berlebihan.

“Elemen Forium nyaman dan aman untuk mendampingi segala akfitas tidak hanya di sepakbola saja. Untuk jersey Persela di Liga 1 sudah ada desainnya. Tinggal proses produksi,” sambungnya.

Jaladwara