PSS Sleman Ikuti Jejak Bali United

Suporter PSS Sleman saat memberikan dukungan pada tim kesayangannya. Foto : Richie Setiawan

PSS Sleman tak main-main menatap kompetisi Liga 1 2019. Meski berstatus pendatang baru, tim Elang Jawa benar-benar ingin menjadi tim profesional dalam segala aspek.

Stadion menjadi salah satu perhatian PT Putra Sleman Sembada (PT PSS) selaku pengelola PSS Sleman.

Perusahaan ini berniat menjalin kerja sama dengan Pemda Sleman. Kerja sama ini dalam bentuk menyewa Stadion Maguwoharjo.

Langkah ini sebelumnya dilakukan Bali United yang menyewa Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar. Investasi ini terbukti saling menguntungkan.

“Kami berdoa, insyaallah Stadion Maguwo bisa kita sewa. Sebab kalau tidak kita sewa, investasinya tidak balik. Kami contoh dari rekan-rekan di Bali, mereka sewa di Pemda,” terang Chief Executive Officer (CEO) PT PSS, Soekeno, Rabu (9/1/2019).

Soekeno mengatakan, kerja sama jangka panjang ini akan menguntungkan kedua belah pihak. PSS berencana melakukan investasi dengan memperbaiki prasarana penunjang agar Stadion Maguwoharjo lebih bagus dan nyaman.

“Liga 1 ada standar yang harus kita penuhi, seperti ruang ganti pemain, stadion harus ada single seat. Semampunya akan kita penuhi itu dulu,” tutur pria yang juga bos Jogja City Mall ini.

Baca Juga  Top Skor Liga 1 2017 Datang ke Arema FC, Robert Lima Pamit via WhatsApp

Pada akhir bulan ini, PSS Sleman akan berangkat langsung ke Bali. Mereka ingin memantau apa yang sudah dilakukan manajemen Bali United.

Dalam waktu sekejap, Bali United menjelma sebagai tim besar dan profesional. Bali United sukses memadukan potensi olahraga dan pariwisata. Kini turis-turis asing menanti kesempatan melihat Serdadu Tridatu berlaga.

Keberhasilan itulah yang turut diinginkan PSS Sleman. Apalagi dari segi loyalitas suporter, PSS Sleman sudah diakui. Pendukung PSS Sleman menjadi salah satu yang sangat disorot di Asia, dengan militansi dan kreativitasnya.

“PSS punya suporter yang militan dan membanggakan. Ini akan kita jaga terus. Kita akan berikan contoh dari DIY, bagaimana suporter yang sebenarnya,” ucapnya.

Nofik Lukman Hakim