Dua Alasan Utama Pilar PSIM Jogja Gabung Persiba Balikpapan

Bek kanan PSIM Jogja, Riskal Susanto berusaha melewati hadangan penggawa PSBS Biak, namun bola berhasil disapu keluar lapangan. Foto : Richie Setiawan

Riskal Susanto memutuskan gabung Persiba Balikpapan. Bek asal Samarinda ini terlihat gabung dalam sesi latihan tim Beruang Madu di Stadion Batakan, Senin (11/2/2019) pagi.

Riskal menjadi pemain kedua yang berasal dari PSIM Jogja. Sebelum ini, Ismail Haris yang berposisi sebagai penyerang sudah lebih dulu merapat. Riskal dan Haris sejatinya sudah menjadi incaran pelatih Persiba, Salahudin, saat masih bersama Madura FC.

Riskal kepada KAMPIUN.ID mengaku sudah mantap dengan pilihannya berseragam Persiba. Ada dua alasan yang mendasari tekadnya berseragam Persiba pada kompetisi Liga 2 2019.

“Alasan pertama tentunya lebih dekat dengan keluarga. Kedua, insyaallah kalau memang jodoh, rencananya saya mau menikah. Mohon doanya,” terang Riskal, Kamis (14/2/2019).

Pemuda kelahiran 8 Juli 1992 ini belum pernah menjadi anak asuh Salahudin. Apalagi pada musim lalu, Riskal berseragam PSIM, yang menjadi rival Madura FC.

Bek kanan PSIM Jogja, Riskal Susanto. Foto : Nofik Lukman Hakim

Dalam dua pertemuan, Riskal pernah sekali merasakan kemenangan dan sekali kekalahan. Dibalik penampilan bersama Laskar Mataram, ternyata kemampuannya dipantau Salahudin.

“Saya belum tahu pasti coach seperti apa, karena baru musim ini insyaallah saya dilatih coach Salahudin. Cuma satu yang saya tau, coach Salahudin tipe orang yang mau kerja keras,” tuturnya.

Riskal bukan satu-satunya bek kanan yang sudah didatangkan Persiba. Sebelum ini sudah ada nama Andre Putra Wibowo yang sebelumnya menjadi bagian tim Madura FC. Keduanya pun harus berjuang keras untuk mencuri perhatian Salahudin.

Nofik Lukman Hakim