Jadwal Piala Indonesia Buat Rencana PSS Sleman Terancam Berantakan

Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro. Foto : Nofik Lukman Hakim

Perubahan rancangan jadwal babak 16 besar Piala Indonesia 2018/2019 membuat pusing PSS Sleman. Apalagi baru-baru ini tim Elang Jawa sudah berencana uji coba dengan PSM Makassar dan Kalteng Putra yang menggelar pemusatan di Kabupaten Sleman.

Awalnya, babak 16 besar  tak akan digelar bulan ini. Bahkan ada rencana babak 16 besar dan seterusnya baru dimulai setelah pelaksanaan Piala Presiden 2019.

Namun pada Minggu (10/2/2019), PSS Sleman mendapat pemberitahuan bahwa laga akan digelar pada Jumat (15/2/2019). Dua hari sebelumnya, PSS Sleman dalam drawing bertemu Borneo FC. Leg pertama pun ternyata akan berlangsung di Stadion Segiri Samarinda.

Perubahan ini kemungkinan membatalkan rencana PSS uji coba melawan PSM dan Kalteng Putra. Apalagi PSM juga dihadapkan pada keadaan sama, akan menjamu Perseru Serui di Stadion Andi Matalatta, Makassar, Sabtu (16/2/2019).

PSM yang sudah enak-enak pemusatan latihan di Lapangan Yogyakarta Independent School (YIS), Sleman pun langsung mengubah rencana. Beny Wahyudi dkk. rencananya akan pulang ke Makassar, Senin (11/2/2019), untuk bersiap melawan Perseru.

“Sebenarnya sudah ada rencana uji coba. Kami sudah berkomunikasi. Tapi dengan jadwal Piala Indonesia, kita main tanggal 15 dan 20 Februari, harus dipertimbangkan lagi. Apalagi PSM juga mau pulang,” kata Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro kepada KAMPIUN.ID, Minggu (10/2/2019) sore.

Seto pun pilih mempersiapkan tim melawan Borneo FC. Seto berharap dalam waktu tersisa timnya bisa melakukan persiapan maksimal. Apalagi Borneo FC bukan tim sembarangan. Skuad besutan Fabio Lopez menyingkirkan PSMP Mojokerto dengan keunggulan agregat 9-1.

PSS Sleman melaju ke babak 16 besar setelah menyingkirkan Barito Putera dengan keunggulan agregat 5-4. Seto ingin timnya menunjukkan kualitas permainan yang lebih baik, dibanding saat menyingkirkan Barito Putera.

Nofik Lukman Hakim