Karena Alasan Ini Tri Handoko Ternyata Berkarir di PSMS Medan

Duel Tri Handoko dengan Ahmad Agung pada laga Liga 2 2017 lalu. Foto : Sambernyawacom/Premana Nendar

Persis Solo menggelar seleksi perdananya di Stadion Sriwedari, Rabu (13/2/2019) pagi. Tiga mantan striker musim lalu dipastikan tak akan bergabung kembali ke tim ini. Rudiyana sudah resmi bergabung dengan klub Bogor FC.

Untuk Abanda Rahman belum lama ini dia bergabung dengan Cilegon United di Piala Indonesia, kini setelah tim tersebut kalah di babak 32 besar, dirinya kini mencari peruntungan di tim Persita Tangerang.

sementara itu untuk Johan Yoga dan Azka Fauzi, ternyata belum ada kepastian soal masa depannya, apakah bertahan atau sudah mendapat pelabuhan baru musim ini.

Khusus untuk Tri Handoko yang dua musim terakhir bermain di Persis ternyata memutuskan hengkang ke PSMS Medan. Namanya memang tak masuk di skuad Persis saat mengikuti celebration game melawan PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo Sleman (19/1/2019) lalu.

”Kala itu coach Agus Yuwono bilang kesaya bahwa nama saya tidak masuk kerangka tim untuk musim ini, akhirnya saya memutusakan untuk cari klub baru. Tak butuh waktu lama ada dua klub yang melirik, Persiba Balikpapan dan PSMS Medan. Saya pilih Medan, karena tim ini yang lebih serius,” terang Handoko.

Mantan pemain Persis Solo, PSS Sleman, PSIM Jogja, Persipa Pati dan Perserang Serang tersebut mengakui bahwa dirinya juga ikut kaget ketika tim dari Sumatera ternyata melirik skillnya.

”Mungkin karena dulu pas Persis main lawan PSMS medan di Stadion Patriot Bekasi (babak 8 besar Liga 2 2017), saya mencetak gol ke gawang mereka. Mungkin karena hal itu membut manajemen PSMS melirik saya,” ujarnya.

“Saya sendiri akan berangkat ke Medan pekan depan,” sambungnya.

Dirinya sadar PSMS terkenal dengan irama permainan yang cepat dan keras. Dirinya juga siap bersaing dengan tim ini, khususnya untuk merebut posisi inti.

”Saat ini seleksi tim masih digelar, saya tidak ikut karena sudah masuk kerangka tim. Yang ikut seleksi katanya Tambun (Naibaho eks PSS) dan Doly Gultom (eks Persis Solo versi LI 2011/2012),” ucap pria asal Klaten tersebut.