Keinginan Pelatih PSS Sleman Pada Bursa Transfer

Tiga penggawa baru PSS Sleman, Nerius Alom (kiri), Haris Tuharea (tengah) dan Ricky Kambuaya (kanan) usai latihhan di Stadion Maguwhoharjo Sleman. Foto : Nofik Lukman Hakim

Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro menginginkan kehadiran pemain senior sebagai modal menatap Liga 1 2019. Kombinasi pemain muda dan senior diyakini berefek positif pada stabilitas permainan tim Elang Jawa.

Ada delapan pemain baru yang didatangkan PSS Sleman pada bursa awal tahun ini. Para pemain itu ialah Arsyad Yusgiantoro, Derry Rachman Noor, Haris Tuharea, Jajang Sukmara, Kushedya Hari Yudo, Ricky Kambuaya, Sidik Saimima dan Nerius Alom.

Dari sederet nama itu, hanya Jajang yang kenyang pengalaman. Ia pernah membela Persib Bandung, PSMS Medan dan Barito Putera. Sisanya merupakan pemain muda yang akan debut atau baru dua musim terakhir ada di kasta tertinggi.

Para pemain yang dipertahankan dari Liga 2 lalu kondisnya juga tak jauh beda. Sembilan pemain yang dipertahankan belum banyak merasakan atmosfer kasta tertinggi. Padahal, tim pelatih menginginkan adanya perpaduan antara pemain senior dan muda.

Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro berharap bursa transfer yang masih panjang bisa dimanfaatkan untuk berburu pemain senior. Namun jika tetap gagal, Seto siap memaksimalkan potensi dan daya juang pemain muda.

“Harapannya sisa perburuan pemain ini ada yang senior. Jadi tim ini ada pemain senior, ada yang muda,” terang Seto kepada KAMPIUN.ID

Perjalanan PSMS Medan menjadi pelajaran berharga bagi tim promosi. Tim berjuluk Ayam Kinantan itu sempat percaya diri setelah tampil memukau pada Piala Presiden 2018. PSMS yang dibesut Djajang Nurdjaman bisa menembus babak semifinal.

Namun performa menawan itu berbalik 180 derajat saat Liga 1. Legimin Raharjo dkk. tampil kurang konsisten. Gonta-ganti pemain asing pun belum cukup untuk menyelamatkan PSMS dari jurang degradasi ke Liga 2 2019.

Musim ini, PSS Sleman sebagai pendatang baru juga mengawali tahun dengan gemilang. Bagus Nirwanto dkk. bisa menyingkirkan tim bertabur bintang, Barito Putera dari ajang Piala Indonesia 2018/2019.

Seto menilai keberhasilan menyingkirkan Barito Putera bukan sesuatu yang bisa terus dibanggakan. Dia ingin performa tim terus menanjak hingga perhelatan Liga 1 2019.

“Kalau nanti nggak dapat pemain senior, ya tinggal bagaimana kita mengolah pemain muda. Mudah-mudahan tidak seperti Medan,” tutur pelatih asal Kalasan ini.

PSS Sleman akan memulai latihan pada Jumat (8/2/2019). Pada awal persiapan ini, Seto fokus meningkatkan kondisi fisik. Piala Presiden 2019 diharapkan menjadi ajang untuk mencari formula terbaik yang akan dimaksimalkan selama kompetisi.

Nofik Lukman Hakim