Atmosfer Stadion Maguwoharjo, Pelatih Borneo FC Serasa di Italia

Pelatih Borneo FC, Fabio Lopez. Foto : Richie Setiawan

Pelatih Borneo FC Fabio Lopez tak perlu pulang ke Roma untuk merasakan atmosfer kampung halaman. Cukup datang ke Stadion Maguwoharjo, pelatih 45 tahun ini seperti menyaksikan klub kota kelahirannya, AS Roma.

Adalah Brigata Curva Sud (BCS) yang membuat Fabio teringat kampung halamannya. Salah satu suporter PSS Sleman ini punya lirik-lirik lagu berbahasa Italia. Giant flag yang dikibarkan pun mirip suporter di Negeri Pizza.

Fabio menilai fanatisme suporter PSS Sleman selayaknya suporter AS Roma saat memberikan dukungan. Ia merasakan hal ini begitu fantastis, apalagi terjadi di sepak bola Indonesia.

Fabio tentu tak asing dengan teriakkan ultras di Italia. Apalagi ia cukup lama bekerja untuk klub-klub di Italia. Ia pernah menjadi salah satu tim pelatih junior AS Roma, juga menjadi pencari bakat Atalanta dan Fiorentina.

“Ini fantastis, terdengar melebihi fans Roma..hahaa. Ini salah satu suporter fantastis di Indonesia. Hari ini seperti ini, besok bakal lebih meyakinkan lagi,” kata Fabio dalam jumpa pers usai pertandingan grup D Piala Presiden 2019, Jumat (8/3/2019) malam.

Baca Juga  Ichsan Pratama Gabung PSIM Jogja, APD: Semoga Kami Bisa Ciptakan Sejarah

Sayangnya, Fabio harus menerima kenyataan timnya dikalahkan PSS Sleman 0-2. Fabio menilai, sebenarnya Diego Michiels dan kawan-kawan sudah tampil bagus. Namun PSS Sleman berhasil memanfaatkan dua kesempatan untuk mencetak gol.

“Para pemain sudah tampil bagus dalam pertandingan. Tapi PSS Sleman bisa mendapatkan kemenangan dalam dua kesempatan. Seringkali hal ini terjadi di sepak bola,” ucap Fabio.

Nofik Lukman Hakim