Bagi Pelatih PSS Sleman, Rohit Chand Bukan Yang Utama

Gelandang Persija Jakarta, Rohit Chand saat menghentikan pergerakan winger Madura United, Rinto Ali dalam pertandingan di Stadion Maguwoharjo Sleman, Jumat (8/3/2019). Foto : Nofik Lukman Hakim

Pelatih PSS Sleman Seot Nurdiyantoro tak setuju menyebut permainan Persija Jakarta bergantung Rohit Chand Thakuri. Gelandang asal Nepal itu penting, namun strategi pelatih Ivan Venkov Kolev lebih diwaspadai.

Rohit menjadi nyawa dalam permainan Persija Jakarta. Tanpa gelandang asal Srilanka ini, sektor tengah Macan Kemayoran bak kehilangan roda penggerak.

Hal ini terlihat saat Persija bermain tanpa Rohit pada babak pertama lawan Madura United, Jumat (8/3/2019). Persija sulit mengimbangi lini tengah Madura United yang dikreatori Asep Berlian, Zah Rahan dan Slamet Nurcahyo.

Namun ketika Rohit masuk pada babak kedua, Persija langsung menguasai sektor tengah. Kerja Rohit bersama Sandi Sute dan Fitra Ridwan begitu hidup. Dua gol pun kemudian didapat, sebelum kemudian laga berakhir dengan kedudukan 2-2.

“Yakin? (hanya Rohit Chand). Saya pikir siapapun yang bermain, itulah tim terbaik Persija. Saya tidak melihat ada pemain inti atau pemain cadangan. Bagaimana Persija bermain, itu yang wajib kita ketahui dan antisipasi,” kata Seto Nurdiyantoro, Senin (11/3/2019).

Baca Juga  Kapten Arema FC Ungkap Biang Kerusuhan Suporter di Stadion Maguwoharjo

Hanya saja, Seto tak memungkiri bahwa perjalanan jauh Persija dari Yangon ke Sleman akan menguntungkan timnya. Tapi lagi-lagi, Seto menilai Persija bukanlah tim yang bergantung pada sebelas pemain utamanya saja.

“Kalau dibilang keuntungan ya pasti ada. Tapi mungkin Persija punya 50 pemain saat ini. Saya kira tim terbaik yang dia punya. Artinya memang kedalaman yang cukup bagus di semua posisi,” tutur Seto.

Nofik Lukman Hakim