Gagal Cetak Gol Saat Bertemu di Fase Grup, Irfan Jaya Penasaran Lini Belakang PS Tira-Persikabo

Rendi Irwan dan Irfan Jaya dalam sesi ujicoba di Stadion Gelora Bung Tomo pada Rabu (16/1) (via persebaya.id)

Laga kontra PS Tira-Persikabo di kualifikasi Grup A Piala Presiden 2019 beberapa waktu lalu memberikan banyak pelajaran bagi winger Persebaya Surabaya, Irfan Jaya. Dia mengakui mengalami kesulitan untuk menembus pertahanan lawan di laga tersebut.

Pada laga di Stadion Si Jalak Harupat lalu, Irfan beroperasi di sektor sayap kanan. Dia mendapatkan kawalan ketat bek kiri Tira-Persikabo Muhammad Abduh Lestaluhu.

Pemain dengan jersey nomor 3 itu berhasil menyulitkan Irfan. Tidak mampu lepas dari kawalan.

“Di laga berikutnya, saya harus lebih fokus agar bisa lepas dari kawalan Lestaluhu,” aku Irfan setelah latih tanding di Stadion Gelora Bung Tomo, dikutip dari situs resmi klub.

Untuk memperbaiki permainannya, Irfan banyak mempelajari rekaman pertandingan. Tidak hanya melawan PS Tira-Persibako. Namun, juga pertandingan-pertandingan lain sejak Liga 2.

“Itu sebagai bahan evaluasi. Agar permainan saya lebih baik,” imbuhnya.

Irfan mengaku penasaran untuk dapat menjebol pertahanan PS Tira-Persikabo. Sebab, tim asuhan Rahmad Darmawan itu satu-satunya yang belum dijebol Persebaya di babak kualifikasi grup. Seperti diketahui, kedua kubu bakal bertemu pada pekan depan, 29 Maret 2019.

“Apalagi kami akan bermain dihadapan ribuan Bonek. Dukungan mereka akan lebih menambah semangat kami. Saya berusaha di laga nanti bisa memberikan yang terbaik, entah itu assist atau mencetak gol,” tekad Irfan.

Menurutnya, Tira-Persikabo merupakan tim yang tangguh mulai dari sektor belakang hingga depan. Irfan menilai Parfait Louis Essengue Eloumou merupakan pemain kunci Tira-Persikabo.

“Saat di Bandung dia bermain keras. Ngotot sekali. Tetapi nanti kami tidak akan membiarkan mereka leluasa di Surabaya,” tutupnya.

Chrismansyah Prayogo