Gaji Melonjak 100 Persen, Pakindo MP Wajib Siapkan Dana Lebih Besar

Penggawa Mojokerto Putra saat berduel dengan pemain Borneo FC dalam uji coba di Stadion Segiri Samarinda, Minggu (18/3/2018). Foto : Istimewa/realarul

MOJOKERTO – Pakindo Mojokerto Putra (MP) meyakini kebutuhan dana pada kompetisi Liga 2 2018 meningkat ketimbang musim lalu. Bahkan bila melebihi prestasi musim lalu, anggaran bisa melonjak dua kali lipat.

Pada musim lalu Pakindo MP membuat kejutan. Sama sekali tak diunggulkan pada fase grup, Pakindo MP justru melenggang hingga babak 8 besar. Lonjakan prestasi itu membuat manajemen lebih serius.

Manajer Pakindo MP, Muhammad Toha mengatakan pada musim lalu timnya menghabiskan dana hampir Rp 5 Miliar. Musim ini lonjakan anggaran bisa meningkat dua kali lipat.

Ini karena pada fase grup saja, klub sudah bertanding 22 kali. Klub yang dihadapi pun memiliki letak geografis cukup jauh dari Kabupaten Mojokerto.

Selain itu, kebutuhan gaji bulanan para pemain juga meningkat. Saat ini Pakindo MP sudah memiliki 23 pemain. Kemungkinan perekrutan pemain kembali dilakukan pada jeda kompetisi nanti.

“Fase grup jelas. Karena kita bisa main luar pulau. Tapi yang sudah pasti bisa kita lihat, kebutuhan gaji musim ini meningkat 100 persen dibanding musim lalu,” terang Toha kepada KAMPIUN.ID.

“Untuk detailnya belum tahu. Karena lawannya belum diumumkan. Tapi dari rancangan tahun ini kan ada jeda bulan Ramadan dan Asian Games. Berarti waktu kompetisi cukup panjang. Bisa jadi (dua kali lipat),” jelasnya.

PT Pakindo Jaya Perkasa berhasil digaet. Perusahaan tepung terigu asal Sidoarjo ini menggelontorkan dana besar. Maka dari itu, sebagai kompensasi nama klub musim ini menjadi Pakindo Mojokerto Putra.

Untuk kebutuhan jersey, mereka akan disokong Print Sport Indonesia. Apparel asal Solo ini menyediakan seluruh perlengkapan tim, mulai jersey, jaket dan tas.

“Semoga saja kita bisa dapatkan sponsor baru lagi,” pungkasnya.

Nofik Lukman Hakim