Hasil Gerilya Persis Solo ke Klub Liga 1, Ini Kata Jafri Sastra

Pelatih Persis Solo, Jafri Sastra. Foto : Richie Setiawan

SOLO – Persis Solo masih membutuhkan amunisi baru menatap Liga 2 2018. Paling disorot, Laskar Sambernyawa menginginkan adanya gelandang dan penyerang baru.

Namun bukan hal mudah untuk mencari pemain berkualitas. Saat ini pemain buruan Persis Solo sudah mengikat kontrak dengan klub lain. Opsi peminjaman dari klub Liga 1 sebenarnya sudah ditempuh.

PSS Sleman menjadi klub yang berhasil mendapatkan dua pemain dari Borneo FC. Meski harus melepas Tedi Berlian, mereka mendapatkan Rifal Lastori dan Yericho Christiantoko. Musim lalu, Rifal sukses mengantarkan PSIS Semarang ke Liga 1.

Hanya saja, upaya Persis Solo hingga kini belum membuahkan hasil. Dari hasil komunikasi dengan klub-klub Liga 1, mereka enggan meminjamkan pemain mudanya karena terbentur regulasi Liga 1. Setiap klub Liga 1 harus mengontrak tujuh pemain dengan usia dibawah 23 tahun.

“Kita sudah komunikasi dengan beberapa klub. Ternyata opsi peminjaman cukup sulit. Mereka tidak bisa melepas pemain mudanya karena regulasi tujuh pemain itu,” kata Pelatih Persis Solo, Jafri Sastra kepada KAMPIUN.ID, Rabu (28/3/2018).

Menurut Jafri, skuadnya masih butuh tambahan dua hingga tiga pemain lagi. eks pelatih Mitra Kukar ini juga hanya mendatangkan pemain yang kualitasnya jauh lebih baik dari skuad saat ini.

“Tentunya yang kita datangkan harus lebih baik. Kalau sama saja ya buat apa. Makanya ini mulai cari pemain yang statusnya free. Cukup susah memang. Mayoritas sudah diikat klub lain,” tuturnya.

Saat ini Persis Solo memiliki 22 pemain. Iqbal Samad dan Absor Fauzi menjadi nama terakhir yang merapat ke Laskar Sambernyawa. Iqbal dalam sesi latihan malah sudah masuk kerangka tim utama.

Nofik Lukman Hakim