Ini Empat Hal yang Disampaikan PSIM Jogja ke PSSI

Logo PSIM Jogja. Grafis : Jaladwara

JOGJA – Manajemen PSIM Jogja mengirimkan surat balasan ke PSSI, perihal tunggakan gaji trio Belanda pada kompetisi Divisi Utama LI 2011/2012.

Dalam surat itu, Laskar Mataram siap tanggung jawab untuk melunasi tunggakan pada Kristian Adelmund, Lorenzo Rimkus, dan Emile Linkers yang mencapai Rp 700 Juta.

Surat ditujukan ke Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria. PSIM mengirimkan surat ke PSSI, bukan ke FIFA, lantaran surat soal sengketa ketenagakerjaan pada 22 Maret 2018 lalu dikirimkan PSSI.

Ada empat hal yang disampaikan PSIM dalam surat bernomor 097/PSIMJOGJA/III/2018 tertanggal 25 Maret 2018. Surat tersebut ditandatangani Ketua Umum PSIM Agung Damar Kusumandaru dan Sekretaris Umum PSIM Jarot Sri Kustawa.

“Surat balasan sudah kami kirimkan ke PSSI. Pada prinsipnya kami siap tanggung jawab untuk melunasi tunggakan gaji Adelmund dan kawan-kawan,” terang Sekretaris Umum PSIM Jogja, Jarot Sri Kastawa kepada KAMPIUN.ID, Selasa (26/3/2018).

Berikut Isi Surat PSIM Jogja ke PSSI : 

Pertama, PSIM siap tanggung jawab dan sanggup untuk menyelesaikan seluruh kewajiban untuk melunasi gaji tiga pemain tersebut sesuai surat yang diterima dari PSSI, sesuai arahan FIFA.

Kedua, PSIM belum bisa melunasi seluruh tunggakan gaji dalam waktu dekat, mengingat kondisi finansial klub. Sebagai ganti, PSIM berharap gaji dapat dilunasi dengan cara memotong subsidi keikutsertaan PSIM Jogja di kompetisi Liga 2 2018.

Ketiga, PSIM menjelaskan duduk perkara penunggakan gaji trio Belanda. Pada awalnya, Yoyok Setiawan selaku General Manager PSIM mendapat investor dan bekerja sama dengan dua eks anggota Exco PSSI, M Zein dan Subardi. Kemudian dibentuklah PT Nirwana Persada Indonesia (PT NPI).

PT NPI inilah yang kemudian melanjutkan roda PSIM, termasuk menanggung seluruh biaya selama mengikuti kompetisi. Dalam surat, PSIM menyebut PT NPI secara sepihak menghentikan kerja sama dan meninggalkan PSIM Jogja, termasuk kewajiban yang harus diselesaikan sampai kompetisi berakhir.

Pengurus PSIM akhirnya melanjutkan sisa kompetisi, dengan melunasi gaji seluruh pemain lokal, namun ada restrukturisasi nominal gaji. Sementara gaji trio Belanda belum terselesaikan.

PSIM dengan dua pemain Belanda, Linkers dan Adelmund kemudian membuat kesepakatan lisan. Keduanya tak akan mempermasalahkan tunggakan gaji, asalkan diberi surat keluar untuk mencari klub baru. Linkers dan Adelmund kemudian sempat membela beberapa klub di Indonesia.

Keempat, PSIM berharap PSSI ikut membantu untuk penyelesaian kasus tunggakan gaji tersebut, dengan cara berkomunikasi dengan FIFA. Penyelesaian itu diharapkan menghindarkan PSIM dari sanksi FIFA, seperti yang tertuang dalam surat dari PSSI.

Nofik Lukman Hakim