Komentar Pelatih PSS Sleman Soal Hasil Piala Presiden 2019

Bek PSS Sleman Jajang Sukmara saat mengawal pergerakan penyerang Persija Jakarta, Bruno Matos. Foto : Nofik Lukman Hakim

Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro menilai timnya sudah menunjukkan perkembangan positif selama mengikuti Piala Presiden 2019. Progres ini menjadi bekal menatap kompetisi Liga 1 2019.

PSS Sleman mencatatkan dua kekalahan dan sekali hasil seri. PSS Sleman mencetak dua gol, serta kemasukan empat gol. Menduduki peringkat tiga grup D tak terlalu buruk, mengingat Persija Jakarta dan Madura United secara materi pemain maupun persiapan memang jauh lebih baik.

Seto mengatakan kebutuhan pemain depan dan belakang begitu urgent bagi timnya. Selama Piala Presiden ini tak banyak opsi yang bisa ia pilih, apalagi lini depan hanya ada Kushedya Hari Yudo.

“Secara tim juga ada progres bagus di setiap pertandingan. Saya berterima kasih kepada suporter yang mendukung kami dalam kondisi apa pun,” terang Seto dalam jumpa pers usai pertandingan.

Dalam partai lawan Persija, Seto menyoroti pergerakan pemain yang sering menampilkan aksi individual. Bagi kerja sebuah tim, hal itu tak begitu disukainya.

“Pemain terlalu banyak melakukan aksi-aksi individual yang tidak efisien, terutama di babak kedua. Ini yang akan coba kami benahi ke depan,” tutur Seto.

Baca Juga  Regulasi Liga 3 Boleh Gunakan Pemain Senior, Persebi Boyolali Akhirnya Rekrut Eks Kapten Persis Solo

“Untuk pertandingan sangat menarik karena kedua tim sama-sama ingin meraih kemenangan,” imbuhnya.

Nofik Lukman Hakim