PSIS Semarang Ditolak Ngungsi di Sleman

Para suporter PSIS Semarang saat membentangkan syal kebanggaannya. Foto : Richie Setiawan

SEMARANG – Harapan PSIS untuk bermarkas di Stadion Maguwoharjo, Sleman, tidak kesampaian. Ini menyusul penolakan yang didapat PSIS dari pengelola Stadion Maguwoharjo, dalam hal ini Pemkab Sleman.

“Kami sudah mendapat surat dari pengelola Stadion Maguwoharjo. Intinya mereka tidak bersedia,” kata CEO PSIS Yoyok Sukawi yang dikutip dari situs resmi Liga Indonesia.

Setelah mendapat penolakan ini, manajemen PSIS tinggal berharap bisa memakai Stadion Moch. Soebroto di Magelang untuk melakoni laga Liga 1 musim ini. Kendati stadion itu juga masih memerlukan banyak perbaikan.

“Ada 7 item yang masih kurang, antara lain ruang ganti pemain, ruang wasit, dan ruang medis,” ucap Yoyok Sukawi.

Oleh karena itu PSIS berusaha keras memperbaiki kekurangan, supaya Stadion Moch. Soebroto bisa lolos verifikasi untuk dipakai pertandingan di kompetisi Liga 1 2018.

“Setidak-tidaknya bisa lolos bersyarat, dan misalnya kalau menjamu tim besar juga tidak bermain di sana,” ujar Yoyok Sukawi.

Bila tidak ada perubahan, PSIS akan mengawali kompetisi dengan melawat ke markas PSM. Hal itu membuat PSIS punya sedikit waktu luang untuk mempersiapkan stadion ketika bertindak sebagai tuan rumah di pekan berikutnya.

Jaladwara