PSIS Semarang Kontrak Pemain Muda Empat Tahun, Inilah Sosoknya

Aksi Panser Biru di tribun selatan membuat koreo khusus untuk Jafri Sastra di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Minggu (18/11/2018). Foto : Nofik Lukman Hakim

PSIS Semarang memastikan mengontrak Tegar Infantrie dengan durasi kontrak empat tahun. Durasi kontrak jangka panjang ini memang cukup mengejutkan, karena cukup jarang klub yang berani untuk merekrut pemain.

Tegar Infantrie menjadi pemain Mahesa Jenar yang mendapatkan kontrak paling lama. “Kami berani memberikan kontrak jangka panjang karena dia juga memiliki talenta untuk bisa gabung di tim senior,” kata GM PSIS, Wahyu Winarto.

Tegar Infantrie sejatinya bukan pemain baru. Gelandang 19 tahun ini bergabung di skuat senior PSIS sejak musim 2017, dan menjadi bagian saat PSIS promosi ke Liga 1.

Pada musim lalu ia juga masih berkostum PSIS, namun belum sampai semusim, Tegar meminta izin keluar dari PSIS karena ingin mendaftar sebagai anggota TNI.

“Memang ia pamit untuk mendaftar TNI musim lalu. Ternyata dengan berjalannya waktu, dia tidak diterima,” lanjut pria yang akrab disapa Liluk itu.

Tegar turut menjadi aktor kemenangan PSIS pada laga terakhir Grup C Piala Presiden 2019 melawan PSM Makassar beberapa waktu lalu.

Baca Juga  Beckham Yakin Bisa Bawa Persib Bandung Kalahkah Borneo FC

Aksinya mengecoh Rasyid Bakrie di dalam kotak penalti membuatnya dilanggar dan wasit Oki Dwi Putra menunjuk titik putih yang dieksekusi Claudir Marini Junior.

“Dia juga sudah bermain di Piala Indonesia dan Piala Presiden 2019. Ia memiliki prospek yang menjanjikan untuk menjadi pemain inti,” jelas Liluk lagi.

View this post on Instagram

Tegar Infantrie resmi dikontrak selama empat tahun. Keputusan tersebut dilandasi dengan performa dan talenata Fantrie yang bisa bersaing dengan tim senior. "Fantrie selain asli Semarang, dia juga memiliki talenta untuk bisa gabung di tim senior. Kemarin dia juga sudah bermain di Piala Indonesia dan Piala Presiden bareng 2019. Fantrie memiliki prospek yang menjanjikan untuk menjadi pemain inti," ucap General Manager PSIS Semarang, Wahyu Winarto, Jumat (22/3/2019). Selain itu, melalui PSIS, Fantrie juga diharapkan bisa membanggakan kota kelahirannya, yakni Semarang. "Karena Fantrie asli Semarang, kita ingin dia untuk membanggakan kota kelahirannya, terutama melalui PSIS," ujar pria yang akrab disapa Liluk itu. Selamat bergabung dan selamat berjuang, Fantrie! Yoh iso yoh! 🔥🔥 #PSIS

A post shared by PSIS Semarang (@psisfcofficial) on