Surakarta Super League Langsung Pikat Apparel Nasional

Pemilik DJ Sport, Dimas Yustisia (kiri) dan Founder Surakarta Super League, Ronang saat menunjukkan nota kerja sama di Kantor DJ Sport, kawasan Timuran, Banjarsari, Solo, Kamis (28/3/2019). Foto : Nofik Lukman Hakim

Surakarta Super League (SSL) tak butuh waktu lama untuk mendapatkan sponsor utama. Kompetisi Liga 1 2019 yang diikuti 12 tim akan mendapat dukungan penuh dari apparel nasional, DJ Sport.

DJ Sport merupakan apparel yang sudah malang melintang dalam persepakbolaan nasional. Mereka pernah menjadi sponsor tim kasta tertinggi sepak bola nasional, Persela Lamongan dan PSMS Medan.

Kini, DJ Sport bukan sekadar jadi sponsor klub nasional. Mereka mendukung penuh perhelatan SSL Liga 1 2019 yang akan diputar Juni mendatang. Bergabungnya DJ Sport membuat nama kompetisi ini menjadi DJ Sport Liga 1 2019.

Dimas Yustisia selaku pemilik DJ Sport menuturkan, langkah menjadi sponsor kompetisi amatir ini merupakan bentuk dukungan pada komunitas sepak bola nasional.

DJ Sport melakukan gerakan nyata demi peningkatan kualitas sepak bola Tanah Air, khususnya wilayah eks karesidenan Surakarta. Antusiasme klub-klub peserta pun semakin meyakinkan DJ Sport bergabung.

“Hampir tiga tahun DJ Sport ada di Kota Solo. Kami ingin memberikan kontribusi dan berpartisipasi untuk persepakbolaan Kota Solo. Kita mulai memberikan dukungan untuk liga komunitas terlebih dulu,” kata Dimas dalam jumpa pers di Kantor DJ Sport, kawasan Timuran, Banjarsari, Solo, Kamis (28/3/2019).

Dimas berharap, keberadaan kompetisi ini memberi peluang pemain muda mengembangkan skill dan teknik bermain bola. Bukan tidak mungkin dari liga komunitas ini akan muncul pemain berbakat yang gabung klub profesional.

“Harapannya muncul bibit pesepakbola berbakat dan bisa menyumbang pemain untuk Persis Solo kedepannya,” tuturnya.

Ditambahkan Founder SSL, Ronang Adiasta, dukungan penuh dari DJ Sport menjadi sebuah kelegaan. Apalagi menggulirkan kompetisi ini juga membutuhkan dana yang tak sedikit.

“Kami berterima kasih pada DJ Sport yang sudah percaya pada kompetisi ini. Harapannya Surakarta Super League bisa memberi kontribusi positif pada persepakbolaan di wilayah Surakarta,” ucapnya.

Panitia SSL sudah menentukan 12 tim yang berlaga di Liga 1 2019. Mulai Akira FC, PS Puma Solo, Margomulyo FC, PSB Banyuanyar, Ksatbo, Garuda Lumintu, ISI Surakarta FC, PSMS Sukoharjo, Joga Bonito, Bio2000 Solo FC, Hideska FC dan Lombok Larang FC.

Setiap klub diwajibkan memiliki lima pemain dengan usia 15-23 tahun. Technical meeting sedianya akan digelar pada 15 Mei 2019.

Nofik Lukman Hakim