Tunggakan Gaji Adelmund dkk 2012 Silam, Membuat PSIM Terancam Sanksi FIFA

kristian Adelmund yang kini kembali ke Belanda untuk berbisnis mebel. Foto: instagram Kristian Adelmund

JOGJA – Sebuah surat dari PSSI bernomor 1109/AGB/180/III-2018 tertanggal 22 Maret 2018 yang ditandatangani Sekretaris Jenderal Ratu Tisha memuat kubu manajeman PSIM Jogja jelas cukup kaget.

Surat ini perihal Sengketa Ketenagakerjaan pemain PSIM. Yakni atas nama Emile EEmanuel Anthony Linkers yang terdaftar dengan FIFA ref No: 160226 PST IDN ZN, lalu Kristan Adelmund (FIFA ref no: 150499 PST IND ZH) dan Lorenzo Yoffrey Rimkus (FIFA ref NoL 150498 PST IDN ZH) dengan klub PSIM Jogja di musim 2011/2012.

Dalam surat tersebuut, PSSI menerima telepon dari FIFA Disciplinary Committee, 21 Maret 2018. Dalam percakapan telepon tersebut FIFA memberitahukan bahwa PSIM belum menanggapi putusan yakni Putusan FIFA Dispute Resolution Chamber tertanggal 28 Maret 2014 untuk sengketa Adelmund dan Lorenzo Rimkus, serta Putusan FIFA Dispute Resolution Chamber tertanggal 10 Februari 2015 untuk sengketa Linkers.

Selanjutnya FIFA memberikan arahan kepada PSSI bahwa klub diberikan waktu untuk melakukan pembayaran tunggakan gaji kepada ketiga pemain tersebut serta menyerahkan bukti pembayaran tersebut kepada FIFA sebelum 28 Maret 2018. Adapun besaran tunggakan gaji ketiganya yakni untuk Linkers sebesar Rp 210 juta plus bunga 5 persen per tahun terhitung sejak 2 Mei 2014.

Lalu untuk Adelmund sebesar Rp 189 juta ditambah bunga 5 persen per tahun terhitung sejak 20 November 2012 serta Rimkus sebesar Rp 294 juta ditambah bunga 5 persen per tahun terhitung sejak 22 November 2012.

Surat ini memang membuat PSIM diterpa masalah berat dan terancam mendapat sanksi dari otoritas tertinggi sepakbola dunia, FIFA. Harus membayar lebih dari Rp 700 Juta, yang akan membengkak dengan bunga yang diberlakukannya, jelas membuat kubu PSIM saat ini tengah bimbang.

Belum lama ini Adelmund yang kini kembali ke negaranya Belanda, memang sempat cuthat perihal borok yang diterimanya saat bermain di Liga Indonesia.

Salah satu keluhannya, jelas terkait masalah gajinya yang masih tertinggal. Dirinya sempat menceritakan pertama kali datang ke Indonesia diajak rekannya di tim Sparta di Liga Belanda, yakni Lorenzo Rimkus untuk bermain di PSIM.
Sempat datang sebagai idola baru, ternyata hasil akhirnya berbeda. Dia akhir musim tunggakan gaji memabuat dia kembali ke Belanda.

“Keluarga saya dan saya berpikir. Apa yang telah saya mulai? Tiba-tiba saya tidak digaji, yang membuat saya harus terbang kembali ke Belanda,” beber Adelmund yang dikutip dari Vice Sport.

Kejadian di PSIM ternyata tak membuatnya kapok, Dirinya semusim kemudian kembali ke Indonesia untuk bergabung dengan Persepam Madura United, hingga akhirnya pertengahan musim 2013 dirinya kembali ke Jogja untuk bergabung dengan klub tetangga PSIM, yakni PSS Sleman.

Dirinya memutuskan benar-benar kembali ke Belanda pada 2016 silam setelah sempat bergabung dengan klub Persela Lamongan.