3 Sisi Menarik Godstime Ouseloka Egwuatu, Bek Naturalisasi Incaran PSMS Medan

Bek naturalisasi incaran PSMS Medan, Godstime Ouseloka Egwuatu. Foto: Aceh United

PSMS Medan terus mencari amunisi anyar guna menghadapi Liga 2 2019. Kabar terbaru, klub berjuluk Ayam Kinantan tersebut berencana bakal mendatangkan pemain naturalisasi asal Nigeria, Godstime Ouseloka Egwuatu.

Godstime Ouseloka dipersiapkan untuk mengisi jantung pertahanan PSMS Medan. Apalagi, pemain lokal incaran sebelumnya, yakni Dedi Gusmawan lebih memilih berseragam Semen Padang.

Pelatih PSMS Medan, Abdul Rahman Gurning, tidak menampik kabar yang telah berhembus kencang tersebut. Ia menerangkan jika rencana untuk memboyong Godstime Ouseloka memang ada.

“Baru sekadar rencana. Sampai sekarang belum ada,” singkat Gurning ketika dihubungi oleh KAMPIUN.ID.

Nama Godstime Ouseloka memang terbilang asing di telinga pecinta sepak bola Indonesia. Namun, pemain yang akrab disapa Olisa itu sejatinya sudah lama di Tanah Air dan memiliki prestasi yang cukup gemilang.

Kira-kira apa saja, ya? Berikut KAMPIUN.ID menghimpun dari berbagai sumber:

1. Telah disetujui untuk jadi WNI

Godstime Ouseloka Egwuatu telah mendapatkan persetujuan untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) dalam Rapat Komisi III DPR RI bersama Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Yasonna H. Laoly pada Rabu (6/3/2019).

Baca Juga  Persib Bandung Dapat Kekuatan Tambahan dari Alumnus Liga Malaysia

Dalam rapat itu, Komisi III DPR meminta pertimbangan dari Menkumham sebelum pengambilan keputusan. Namun, pada akhirnya permintaan Egwuatu disetujui karena telah memenuhi persyaratan peraturan perundang-undangan.

“Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap permohonan (naturalisasi) tersebut, diketahui bahwa dokumen yang dilampirkan telah memenuhi kelengkapan persyaratan sebagaimana dimaksud pada ketentuan di atas (PP No. 2 Tahun 2007),” jelas Yasonna di laman resmi Kemenkumham.

Atas persetujuan Kemenkumham, Komisi III DPR menyatakan setuju untuk menindaklanjuti proses naturalisasi kewarganegaraan Egwuatu sesuai peraturan perundang-undangan.

2. Eks Persebaya Surabaya DU

Egwuatu memiliki pengalaman manis di kasta kedua sepak bola Indonesia. Ya, ia pernah membela juara Divisi Utama (Liga 2) 2013, yakni Persebaya Surabaya DU atau kini berganti nama menjadi Bhayangkara FC.

Ketika itu, Divisi Utama masih diperbolehkan menggunakan pemain asing. Egwuatu menjadi pilar asing bersama Srdan Lopicic dan Jean Paul Boumsong yang berhasil menjadi top skor (18 gol).

3. Ada komitmen dengan Aceh United

Kabar Egwuatu bakal merapat ke PSMS Medan sebenarnya cukup mengejutkan. Sebab, ia pernah berkomitmen akan berseragam klub Liga 2 lainnya, Aceh United pada Selasa (20/2/2018).

Baca Juga  Inilah Jadwal Babak 8 Besar Piala Indonesia 2018/2019

“Saya siap membantu Bapak Zain Yusuf (Presiden ACeh United) memperkuat Aceh United dan meraih target promosi ke Liga I,” kata Olisa di laman resmi klub tahun lalu.

Namun, Aceh United sendiri dikabarkan akan dilego karena tengah mengalami krisis finansial. Andai masalah itu tidak kunjung terselesaikan, bukan tidak mungkin Egwuatu bakal membela tim kelahiran sang istri, PSMS Medan di Liga 2 2019.