Bali United Sudah Berupaya Antisipasi Kelebihan Gustavo Lopez

Pelatih Bali United Widodo Cahyono Putro dalam jumpa pers usai pertandingan lawan Ps TIRA,, Senin (30/4/2018). Foto : Nofik Lukman Hakim

BANTUL – Bali United harus mengakui keunggulan PS TIRA 1-2 dalam lanjutan Go-Jek Liga 1 2018 di Stadion Sultan Agung Bantul, Senin (30/4/2018). Kekalahan ini menjadi yang pertama sepanjang pelaksanaan kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Gustavo Lopez benar-benar jadi mimpi buruk Serdadu Tridatu. Tendangan bebasnya menit 81 tak bisa diantisipasi kiper Bali United Wawan Hendrawan. Gol ini pun membuat antisipasi yang sudah dilakukan saat latihan menjadi sia-sia.

“Selamat untuk PS TIRA atas kemenangan ini. Di babak pertama kami sempat menyamakan kedudukan, tapi kemudian kami kemasukan lewat tendangan bebas pada babak kedua,” terang Pelatih Bali United Widodo Cahyono Putro dalam jumpa pers usai pertandingan.

“Eksekusi tendangan bebas lawan sebenarnya sudah kami antisipasi. Sudah ditekankan jangan sampai membuat pelanggaran di area itu. Tapi inilah sepak bola. Saya tetap apresiasi penampilan pemain. Ini baru enam pertandingan,” lanjutnya.

Widodo berharap kekalahan ini disikapi tim dengan bangkit pada 28 laga tersisa. Dia tak setuju bila kekalahan ini karena Bali United tanpa tiga pilar yang gabung Timnas Indonesia, seperti, Yabes Roni, Ricky Fajrin dan Ilija Spasojevic.

“Ada beberapa peluang yang gagal dimaksimalkan. Ini pekerjaan rumah kami untuk menatap pertandingan selanjutnya,” tuturnya.

Ditambahkan kapten Bali United, Fadil Sausu, kekalahan ini harus menjadi pelajaran untuk bangkit pada pertandingan selanjutnya. “Semoga pada pertandingan selanjutnya kami bisa tampil lebih baik,” ucapnya.

Nofik Lukman Hakim