Begini Kata Azka Fauzi Jelang Laga Lawan PSPS Riau

Jumping header Azka Fauzi saat berlatih di Stadion Manahan Solo, Sabtu (28/4/2018). Foto : Nofik Lukman Hakim

SOLO – Azka Fauzi kini jadi bintang baru Persis Solo. Satu golnya ke gawang Semen Padang pada pembuka Liga 2 2018, Senin (23/4/2018) lalu menimbulkan harapan tinggi kepada mantan bomber Bali United tersebut.

Azka merupakan pemain yang baru bergabung kurang dari dua pekan. Berkat penampilan menawan saat latihan, dia sukses mendapatkan tim utama di sektor sayap kanan.

Kepercayaan dari Jafri Sastra dibayar lunas oleh Azka lewat gol cantik ke gawang Semen Padang. Sundulannya, memanfaatkan umpan Dedi Cahyono mengarah ke pojok kiri gawang Semen Padang.

Gol itu membuat namanya begitu dielu-elukan pendukung Persis Solo. Puluhan ribu pasang mata saat itu seakan sudah move on dari sosok Rudiyana yang musim lalu jadi bomber utama Laskar Sambernyawa.

Kini Persis Solo akan melakoni laga kedua di Liga 2 2018. PSPS Riau akan jadi lawan di Stadion Manahan Solo, Minggu (29/4/2018) sore.

Azka dengan permainan gemilang pada laga perdana punya peluang untuk ditampilkan. Apalagi saat masih berbaju Bali United pada Piala Presiden 2018, Azka pernah menjebol gawang PSPS Riau. Kala itu gol Azka jadi penentu kemenangan 3-2 Bali United atas PSPS yang dibesut Jafri Sastra.

Ditemui KAMPIUN.ID usai berlatih di Stadion Manahan Solo, Sabtu (28/4/2018) pagi, Azka mengatakan kondisinya cukup bugar untuk melakoni laga esok. Dia punya semangat untuk mempersembahkan yang terbaik untuk Persis Solo.

“Kondisi sudah siap. Teman-teman juga siap untuk pertandingan lawan PSPS Riau. Kalau ada kesempatan diturunkan, saya berusaha memberikan yang terbaik,” terang Azka Fauzi.

Azka mengaku masih mengingat momen pada laga lawan Semen Padang. Dia merasa takjub dengan kehadiran puluhan ribu suporter Persis Solo yang memenuhi seluruh tribun Stadion Manahan.

“Itu pertandingan yang luar biasa. Saya sempat merinding melihat banyaknya suporter yang hadir. Sebagai pemain tentu lebih termotivasi lagi,” ucapnya.

Azka pun memiliki keinginan untuk kembali mencetak gol lagi. Pemuda kelahiran 4 Februari 1996 ini tak merasa terbebani dengan harapan dari pecinta sepak bola kota Solo.

“Tidak (terbebani). Saya ingin mencetak gol lagi. Tidak ada yang tidak mungkin selama kita berusaha dan kerja keras,” pungkasnya.

Nofik Lukman Hakim