Eks Striker Persatu Tuban Pilih Mengundurkan Diri Dari PSIM Jogja

Ribuan Brajamusti saat menyanyikan anthem Aku Yakin Dengan Kamu (AYDK) bersama para penggawa PSIM Jogja usai pertandingan. Foto : Richie Setiawan

JOGJA – Penyerang tangguh Wirahadi Kusuma, ternyata gagal jadi bagian tim PSIM di Liga 2 musim ini.

Mantan penyerang Persatu Tuban ini memutuskan untuk pamit dan tidak lagi menjadi bagian dari tim Laskar Mataram.

Tandem Tinton Suharto di lini depan PSIM ini memutuskan untuk mundur dari tim, lantaran ingin fokus menyembuhkan cedera lutut yang ia derita sejak kompetisi tahun lalu.

“Betul, Wira konsen pemulihan cedera dulu,” tandas pelatih Erwan Hendarwanto.

Hal ini jelas jadi kabar yang kurang baik. Hal ini lantaran lini serang PSIM memang tengah jadi sorotan. Dalam tiga uji coba yang sudah dijalani, PSIM baru bisa mencetak dua gol.

Padahal besok, PSIM direncanakan akan menjajal kekuatan Persik Kendal di Stadion Utama Kebondalem, Kendal, Selasa, (10/4/2018).

Mundurnya Wirahadi jelas kembali menyisakan pekerjaan rumah bagi Erwan untuk mendatangkan penyerang yang nantinya dapat menambah daya gedor Laskar Mataram, mengingat saat ini tinggal menyisakan satu nama, yakni Tinton Suharto di lini depan.

Sementara itu Erwan juga memutuskan untuk tidak menggunakan jasa pemain trial Rahel Radiansyah. Menurut Erwan, kemampuan Rahel belum sesuai ekspektasinya.

“Harapan saya cari satu winger yang benar-benar kualitasnya di atas yang sudah ada, apalagi kalau jebolan Liga 1. Dari segi apapun harus diatas pemain yang sudah deal,” pungkas Erwan.