Erwan Akui Pengurangan Sembilan Poin Cukup Buat Penggawa PSIM Jogja Khawatir

Manajer PSIM Jogja Erwan Hendarwanto. Foto : Richie Setiawan

JOGJA – Manajer PSIM Jogja Erwan Hendarwanto tak memungkiri sanksi pengurangan sembilan poin dari FIFA membuat para pemain khawatir. Dia meminta Riskal Susanto dan kawan-kawan bangkit mengejar perolehan poin tim-tim lain grup timur.

Bukan tugas mudah bagi PSIM Jogja untuk menjauhi zona degradasi pada kompetisi Liga 2 2018. Saat ini Laskar Mataram masih berada di dasar klasemen grup timur dengan minus sembilan poin. Pada laga perdana, PSIM dikalahkan Madura FC 1-3 di Stadion Ahmad Yani Sumenep, Kamis (26/4/2018).

Kesempatan agar PSIM cepat memulai poin dari nol terbuka saat bersua PS Mojokerto Putra (PSMP) di Stadion Sultan Agung, Selasa (1/5/2018). Sebagai tim yang berstatus tuan rumah, PSIM akan mendapat dukungan penuh dari suporter setianya. Erwan berharap laga tersebut dijadikan momentum untuk bangkit.

“Pasti ada kekhawatiran. Tapi kita beri pengertian ke mereka, jangan terlalu fokus ke sembilan poinnya. Tetap tenang dalam menyikapi, tetap berusaha menikmati permainan, berusaha tampil maksimal dalam sebuah pertandingan. Mudah-mudahan hasilnya mengikuti,” terang Erwan, Minggu (29/4/2018).

“Kalau kita hanya memikirkan itu, tapi tidak beraksi dengan baik, ya percuma. Apa yang sudah jadi ketentuan LIGA kita taati. Sekarang kita berupaya sekuat tenaga untuk mengejar itu,” lanjutnya.

Erwan menilai saat ini kekuatan grup timur masih merata. Masih ada peluang untuk meraih kemenangan demi kemenangan. Namun dia mengingatkan para pemain untuk mewaspadai semua tim.

“Kita harus mewaspadai semuanya, kita maksimalkan semua partai dengan baik. mudah-mudahan hasil mengikuti,” pungkas pria yang sebelumnya menjabat sebagai pelatih kepala PSIM ini.

Nofik Lukman Hakim