Gelandang PSIM Jogja Sayangkan Keputusan Mundur Erwan Hendarwanto

Raymont Tauntu musim ini kembali berseragam PSIM Jogja. Foto : Nofik Lukman Hakim

Erwan Hendarwanto resmi mengundurkan diri dari PSIM Jogja sebelum bergulirnya Liga 2 2019. Perbedaan visi tentang Laskar Mataram menjadi dasar pelatih berlisensi C AFC itu untuk berhenti.

Padahal, Erwan direncanakan masuk dalam tim pelatih PSIM Jogja musim ini. Ia ditugaskan untuk menemani Vladimir Vujovic yang menjabat sebagai pelatih kepala.

Keputusan Erwan pun turut disayangkan oleh gelandang PSIM Jogja, Raymond Ivantonius Tauntu. Ia sebenarnya berharap bisa bersama-sama lagi dengan pelatih yang telah enam tahun terakhir mengabdikan diri untuk Laskar Mataram itu.

“Sebenarnya saya sangat menyayangkan, cuman mau gimana, itu sudah jadi keputusan coach Erwan. Saya pribadi tidak bisa berbuat terlalu banyak,” kata Raymond Tauntu kepada KAMPIUN.ID, Sabtu (20/4/2019).

“Memang harapannya kemarin bisa bareng, tapi karena situasinya seperti itu saya mau gimana,” imbuhnya.

Lebih lanjut, pemain yang telah membela PSIM Jogja sejak 2015 itu juga membenarkan adanya keberadaan Erwan di Stasiun Tugu Yogyakarta ketika hendak berangkat ke Bogor. Namun, ia tidak tahu jika Erwan akhirnya batal berangkat.

Baca Juga  Mantan Bintang Persebaya Surabaya dan Borneo FC Merapat ke Mitra Kukar

“Iya, jadi kemarin belau sudah ke stasiun. Kita taunya coach ikut, tahu-tahu sampai kereta kok enggak ada. Jadi kita enggak tahu, kita tahunya beliau ikut,” tuturnya menambahkan.

Setelah tak bersama PSIM Jogja, Erwan memiliki rencana untuk meningkatkan ilmu kepelatihan, yakni mengikuti kursus lisensi B AFC. Namun, ia masih menunggu informasi terbaru dari PSSI selaku induk sepak bola Indonesia.

Febri Aldi