Hukuman FIFA Dianggap Bisa Pengaruhi Mental Pemain PSMS Medan

PSMS Medan saat tampil lawan Persebaya Surabaya dalam babak 8 besar lalu. Foto : Richie Setiawan

PSMS Medan resmi mendapat hukuman dari FIFA menjelang bergulirnya Liga 2 2019. Ya, mereka mendapat hukuman pengurangan tiga poin akibat menunggak pemainnya pada musim 2013/2014.

PSMS tercatat sempat belum membayar gaji tiga pemain, yakni Alberto Ramon Sosa Morel, Moise Dario Maldonado Ovelar, dan Rolon Dacak Edgar Enrique. Namun, karena dua di antaranya sudah dilunasi, hukuman yang seharusnya dikurangi sembilan poin, hanya menjadi tiga poin.

Pelatih PSMS Medan, Abdul Rahman Gurning, turut menyesalkan hukuman tersebut. Sebab, sanksi itu dirasa bisa memperngaruhi mental anak asuhnya.

“Sangat berpengaruh, belum main sudah minus tiga akan berpengaruh sama mental pemain. Tapi tetap kita motivasi agar pemain tetap optimis menghadapi Liga 2 ini,” kata Gurning kepada KAMPIUN.ID, Rabu (10/4/2019).

Namun, kekhawatiran Gurning tampaknya akan segara berlalu. Sebab, menurut surat PSSI nomor 738/UDN/400/II-2019, tiga poin PSMS Medan yang dikurangi ialah perolehan ketika di Liga 1 2018.

Pada musim lalu, PSMS Medan mengantongi 34 poin dan berada di dasar klasemen. Sehingga, apapun hasilnya tidak berpengaruh secara signifikan karena PSMS Medan tetap terdegradasi ke Liga 2 2019.

Febri Aldi