Ini Alasan Persiwa Wamena Pilih Bermarkas di Banten

Logo Persiwa Wamena. Grafis : Jaladwara

JAKARTA – Persiwa Wamena hampir pasti bermarkas di wilayah Banten pada kompetisi Liga 2 2018. Tim Badai Pegunungan Tengah mengajukan Stadion Badak Pandeglang sebagai markas musim ini.

Bila melihat letak geografis, tentu keputusan ini cukup menarik. Pasalnya, Persiwa tergabung di grup timur yang lawannya berasal dari DIY, Jawa Timur, Kalimantan dan Papua.

Namun ada alasan yang membuat Persiwa tak bisa jauh dari wilayah DKI Jakarta. Pada musim ini, Persiwa menjalin kerja sama dengan PPLM Nasional. Skuad PPLM bermarkas di Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur.

“Kenapa kami mencari kandang yang tidak jauh dari Jabodetabek, karena kita punya mes, lapangan, bus, lapangan fitnes di markasnya PPLM. Katering juga sudah tersedia. Jadi secara hitung-hitungan lebih hemat,” terang Manajer Persiwa Wamena, Borgo Pane kepada KAMPIUN.ID, Minggu (22/4/2018) malam.

Setelah Stadion Majalengka tak lolos verifikasi, kini Persiwa mengajukan Stadion Badak Pandeglang. Borgo pun sudah berkomunikasi dengan Chief Operation Officer (COO) PT Liga Indonesia Baru (LIB), Tigor Shalom Boboy.

“Kalau Pandeglang, pak Tigor hanya minta kesiapan Pandeglang memperbaiki pagar pembatas penonton dan ada sedikit perbaikan. Keputusannya masih menunggu Senin (hari ini),” tuturnya.

Persiwa akan melakoni laga pertama dengan melawat ke Stadion Demang Lehman, melawan tuan rumah Martapura FC, Rabu (25/4/2018). Sementara laga kandang perdana baru dilakukan pada 30 April mendatang, melawan Persiba Balikpapan.

Nofik Lukman Hakim