Ini Alasan Saktiawan Sinaga kembali Jadi Pemain Profesional

Saktiawan Sinaga (kiri) bersama Nico Malau (kanan) usai berlatih di Stadion Manahan Solo. Foto : Nofik Lukman Hakim

BLITAR – Nama Saktiawan Sinaga memang cukup dikenal di Indonesia. Pantang striker Timnas asal Medan itu kini ternyata kembali jadi pemain. Padahal tahun 2015 sempat mengucapkan gantung sepatu karena cedera yang dideritanya.

Antara tahun 2016-2017 dirinya juga sempat berstatus sebagai asisten manajer PS TNI hingga PSMS Medan. Bahkan karirnya di dunia kepelatihan juga dimulai dengan menjadi pelatih Medan Jaya di Piala Soeratin.

Tahun 2018 ini dirinya ternyata memilih untuk kembali jadi pemain profesional, setelah hampir tiga tahun dirinya memilih berada di belakang layar.

“Jauh dari sepakbola itu tentu sulit. Saya mendapat tawaran dari bang Diminum Diharja untuk gabung di Blitar United. Ini jelas jadi sebuah tantangan besar buat saya,” ucap Saktiawan Sinaga.

Dirinya mengakui bergabungnya dia dengan klub Liga 2 2018, yang musim lalu berstatus sebagai juara Liga 3 tersebut ternyata ada misi besar yang diembannya.

Musim ini Blitar United Marger dengan klub PPLM. Itu artinya sebagain besar pemainnya adalah mahasiswa. Itupun klub ini ikut merekrut beberapa pemain yang musim lalu telah jadi bagian penting tim ini, bertambah dengan hadirnya pemain senior seperti Saktiawan Sinaga hingga Nico Malau.

“Saya harus bisa memotivasi adik-adik ini agar mental bertandingnya kuat di lapangan. Saya akan memberikan yang terbaik di lapangan dengan klub ini,” ujarnya.

Klub terakhir Sakti sebelum rehat cukup lama sebagai pemain profesional adalah Pusamania Borneo FC. Setelah dipecat tim ini 2015 silam, dirinya memilih bermain tarkam di Medan.

Sebelumnya dia banyak berkarir dengan klub ternama di Indonesia. Dimulai saat bergabung dengan PSPS Pekanbaru (2000-2002), PSDS Deli Serdang (2003), PSMS Medan (2004-2008), Persik Kediri (2008-2010).

Lalu Semen Padang (2010-2011), Arema Indonesia (2011), Mitra Kukar (2011-2012), Perseru Serui (2013-2014), hingga PSS Sleman 2014 silam.